Pembakar Jukir di Monas Bisa Saja TNI Gadungan
Polisi belum bisa memastikan pelaku yang membakar juru parker di Monas bernama Yusri adalah benar oknum TNI berpangkat Sersan Satu
Editor: Hendra Gunawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Polisi belum bisa memastikan pelaku yang membakar juru parker di Monas bernama Yusri adalah benar oknum TNI berpangkat sersan satu. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto mengatakan, berdasarkan keterangan, pelaku memang meminta jatah atau setoran uang parkir kepada korban.
“Namun kan bisa saja karena sudah kenal, sudah terbiasa setoran, tapi belum tentu benar anggota TNI, bisa saja dia (pelaku) ngaku-ngaku, atau Anggota TNI gadungan,” ujar Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Rabu (25/6/2014).
Dikatakan Rikwanto, pelaku memang sudah membawa plastic berisi bahan bakar, dan menyulut api kepada korban. Luka bakar yang dialami korban juga mencapai 30-40 persen di siku dan punggung. Dari sejumlah saksi yang diperiksa juga ada yang mengatakan bahwa pelaku bukanlah anggota TNI, ada pula yang meragukan keanggotaan TNI pelaku.
“Jadi kalau sudah mengerucut dan sudah pasti, kita akan berkoordinasi dengan POM TNI,” jelasnya.
Saat ditanya sudah menjadi rahasia umum banyaknya oknum TNI yang terlibat kasus di Monas, Rikwanto enggan menanggapinya. “Dalam kasus pidana, kita hanya melihat siapa berbuat apa, jadi kalau memang pelaku adalah anggota TNI, maka dia adalah oknum, jadi bukan instansinya,” jelas Rikwanto. (Ahmad Sabran)