Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun
LIVE ●
tag populer

Ahok Akui Banyak Program Masih Gagal

Ahok merombak para pejabat di lingkungan Pemprov DKI dalam jumlah besar pada akhir tahun 2014 ini.

Penulis: Adi Suhendi
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Ahok Akui Banyak Program Masih Gagal
Tribunnews.com/Rahmat Patutie
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, menyalami para ibu dari balik pagar Museum Nasional. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengakui banyak program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang tidak bisa terealisasi pada tahun anggaran 2014. Hal tersebut yang mengakibatkan penyerapan anggaran menjadi rendah.

"Banyak program yang masih gagal," kata Pria yang akrab disapa Ahok di Balai Kota, Senin (15/12/2014).

Pria yang akrab disapa Ahok tersebut membeberkan program jajarannya yang gagal diantaranya pengadaan ribuan unit bus Transjakarta dan bus, program jalan bebas lubang, pembangunan dinding turap di sungai-sungai, rehabilitasi sekolah, pembangunan ribuan unit rusun , penambahan ruang terbuka hijau (RTH).

Bukan hanya masalah pembangunan, pengembalian aset Pemerintah Provinsi DKI pun menghadapi kendala sehingga belum membuahkan hasil. Dalam mengambil aset diakuai Ahok pihaknya tak jarang beradu mulut dan otot menghadapi warga yang menempati lahan-lahan milik pemerintah secara ilegal.

Ke depan pihaknya akan siapkan pengacara untuk melakukan gugatan hukum terhadap warga yang tinggal di lahan-lahan milik Pemprov DKI.

"Saat ini kan tidak ada penggugatan, makanya orang habis diusir berani balik lagi. Coba kalau kamu gugat, mereka nggak akan berani balik," ucapnya.

Kegagalan sejumlah program di Ibu Kota dikatakan Ahok tidak terlepas dari belum sempurnanya sistem lelang jabatan. Tak hanya itu ada penolakan dari internal birokrasi Pemprov DKI Jakarta.

Rekomendasi Untuk Anda

Untuk itu ia akan merombak para pejabat di lingkungan Pemprov DKI dalam jumlah besar pada akhir tahun 2014 ini.

"Saya prediksi tahun 2015 pasti akan ada gesekan gara-gara ini. Tahun 2016 pasti sudah berjalan mulus," ungkapnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas