Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ahok Pastikan Hadir jadi Saksi di Sidang Dugaan Korupsi Minyak Pertamina

Ahok mengonfirmasi akan menghadiri sidang dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang Pertamina.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Ahok Pastikan Hadir jadi Saksi di Sidang Dugaan Korupsi Minyak Pertamina
Tribunnews/Jeprima
BERSAKSI DI SIDANG - Mantan Komisaris Utama PT Pertamina yang juga Mantan Guberbnur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjawab pertanyaan wartawan usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus korupsi Pertamina di Kejaksaan Agung, Kamis (13/3/2025). Ahok mengonfirmasi akan menghadiri sidang dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang Pertamina. 

Ringkasan Berita:
  • Ahok dipastikan hadir sebagai saksi.
  • Nama Ahok muncul dari kesaksian pihak Trafigura.
  • Dugaan penyimpangan impor minyak rugikan negara USD 6,99 juta.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisaris Utama (Komut) Pertamina periode 2019-2024, Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa Ahok mengonfirmasi akan menghadiri sidang dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang Pertamina di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Selasa pekan depan. 

Nantinya Ahok akan menjadi saksi untuk para terdakwa Kerry Adrianto Riza, Gading Ramadhan Joedo, Dimas Werhaspati, Sani Dinar Saifuddin, Yoki Firnandi, Agus Purwono, Riva Siahaan, Maya Kusmaya, dan Edward Corne. 

"Iya hadir," kata Ahok dihubungi, Minggu (25/1/2026). 

Sejatinya Ahok dijadwalkan dihadirkan sebagai saksi pada persidangan sebelumnya bersama eks Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia, Arcandra Tahar.

Namun Ahok berhalangan hadir ke persidangan

Rekomendasi Untuk Anda

Nama Ahok sendiri pernah disebut di persidangan pada Selasa (30/12/2025), hal itu terungkap saat eks Senior Manager Trafigura, Martin Hendra Nata dihadirkan sebagai saksi di persidangan

Mulanya jaksa di persidangan menanyakan apakah pernah ada pertemuan antara terdakwa Yoki Firnandi dengan Bob Kamandanu selaku Presiden Komisaris PT Trafigura secara informal. 

Kemudian dikatakan Martin tidak ada pertemuan seperti itu, namun mengakui adanya pertemuan coffee meeting. 

Jaksa lalu menanyakan hal itu dalam rangka apa. 

"Waktu itu kami Trafigura. Itu mau ada courtesy meeting pak. Meeting lanjutan, kalau nggak salah di BAP saya ada juga. Dengan komisaris utama Pertamina pada waktu itu, Pak Basuki Tjahaja Purnama," kata Martin. 

"Itu meeting lanjutan. Dan waktu itu terkait manajemen kami meminta coba tolong diexplore, didiskusikan dengan Pertamina kira-kira potensi bisnis apa yang bisa diexplore dengan Pertamina. Biar nanti pas meeting dengan Pak Basuki bisa disampaikan," imbuhnya. 

Lanjutnya, waktu itu seingatnya, dirinya dengan Bob Kamandanu meeting dengan Yoki Firnandi. 

"Karena kami pikir kami harus bicara dulu dengan fungsi teknis yang terkait," jawab Martin. 

Jaksa lalu menanyakan berarti pertemuan itu sebelum PT Trafigura Asia Trading (TAT) ditetapkan menjadi mitra usaha terseleksi atau demut bersyarat pengadaan pelelangan impor minyak mentah PT Kilang Pertamina Internasional (KPI). 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas