Ahok: Abang None Jangan Hanya Dipajang Jadi Penerima Tamu
Basuki Tjahaja Purnama ingin ke depan para abang none Jakarta bukan hanya menjadi pajangan
Penulis: Adi Suhendi
Editor: Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ingin ke depan para abang none Jakarta bukan hanya menjadi pajangan dalam menerima tamu-tamu pada saat Pemprov DKI mengadakan sebuah kegiatan atau acara.
Hal tersebut diungkapkan pria yang akrab disapa Ahok tersebut usai menerima 18 pasang finalis abang none Tahun 2015 di Balai Kota, Rabu (12/8/2015) yang akan mengikuti malam puncak pemilihan Abang None Jakarta pada 14 Agustus 2015 mendatang.
"Abang none sebelumnya sudah kita kasih menjadi penerima tamu, cuma masih agak malu-malu untuk ngomong. Saya harap sebetulnya bukan dipajang untuk menerima tamu di depan, begitu tamu datang dia masuk diajak ngobrol," ungkap Ahok.
Dikatakan dia, saat tamu memasuki ruangan, sebagai penerima tamu abang none harus mampu berkomunikasi dengan para tamu mulai dari mengajaknya mengorol, bahkan bila yang dihadapinya seorang pejabat bisa sekaligus diajak diskusi.
"Ke depan kalau ada acara yang ditugaskan harus lebih banyak. Jadi mereka bisa mengajak ngobrol para tamu," katanya.
Selain bisa menemani para tamu berbincang, mantan Bupati Belitung Timur ini pun menginginkan abang none Jakarta bisa membantu pemprov DKI mensosialisasikan program unggulan DKI seperti pembangunan Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA), Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Kartu Jakarta Pintar (KJP), dan sebagainya.
"Makanya saya tawarkan mereka magang di PTSP supaya dia bisa merasakan apa sih yang harus dilakukan oleh DKI. Kalau sudah tahu semua, waktu ada tamu dari luar negeri saya harapkan mereka bisa menemani ngobrol," ungkapnya.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.