Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ahok: Bapak Ibu Jual Rusun Akan Berhadapan dengan Saya dan Polisi

Ahok mengingatkan bapak ibu penghuni rusunawa tidak menjual unit kamarnya jika tak ingin dibawa ke pihak kepolisian.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Y Gustaman
zoom-in Ahok: Bapak Ibu Jual Rusun Akan Berhadapan dengan Saya dan Polisi
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Sejumlah warga melakukan aktivitas di Rumah Susun Waduk Pluit, Jakarta Utara, Selasa (28/7/2015). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan segera membangun rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) khusus untuk pekerja harian lepas (PHL) di lima wilayah Kota Jakarta. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, mengimbau warga rumah susun sederhana sewa Pesakih, Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, tidak menjual unit rusunnya.

Ahok berharap semua penghuni rusunawa bisa menikmati fasilitas yang telah diberikan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Ia juga memperbolehkan mereka untuk tinggal selama tujuh turunan.

"Saya harap, bapak atau ibu bisa menikmati rusunawa, bisa tinggal di rusun tujuh turunan juga boleh. Tapi, doa bapak-ibu pasti ingin anak cucunya bisa tinggal di apartemen mewah," ujar Ahok di Blok I Rusunawa Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (17/9/2015).

Kata Ahok, yang terpenting para penghuni rusunawa tidak menjual hunian mereka. Kalau itu sampai terjadi, Ahok tidak segan-segan untuk mengusir, bahkan dibawa ke pihak kepolisian.

"Yang penting bapak ibu tidak boleh menjual rusun. Kalau bapak ibu jual rusun, ribut sama saya. KTP-nya beda alamat, kami usir, dan akan kami bawa ke polisi. Saya tidak akan mengampuni karena rusun tidak boleh dijual seenaknya, ini subsidi," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas