Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Tabrakan KRL Commuter Line

Zidan, Balita Korban KRL Tabrakan Itu Kini Dirawat di RSPAD

"Saat tabrakan anak saya hampir mau jatuh dan langsung nangis kencang," ujar Agus.

Zidan, Balita Korban KRL Tabrakan Itu Kini Dirawat di RSPAD
Tribunnews.com/Seno Tri Sulistiyono
Zidan, balita 3 tahun korban kecelakaan KRL itu kini dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Jakarta, bersama belasan korban lainnya. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seorang anak usia tiga tahun ikut jadi korban tabrakan kereta commuter line (KRL) di Stasiun Juanda, Rabu (23/9/2015), sore tadi.

Bocah itu kini dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Jakarta, bersama belasan korban lainnya.

‎Agus selaku orang tua dari bayi bernama Zidan itu, adalah penumpang kereta yang menabrak kereta lain di depannya.

Saat kejadian Agus bersama istri serta anaknya berada di gerbong nomor tiga dari belakang.

"Saya naik dari Stasiun Sawah Besar dan mau ke Bogor. Saat tabrakan anak saya hampir mau jatuh dan langsung nangis kencang," ujar Agus saat menemani Zidan yang sedang tertidur di pembaringan RSPAD, Jakarta, Rabu (23/9/2015).

Menurut Agus, benturan keras kereta terdengar saat itu.

"Suaranya kenceng pas tabrakan, saya sampai jatuh ke lantai, anak saya dipangku sama istri saya," ucap Agus.

Pantauan Tribunnews.com, Zidan yang terbaring di tempat tidur tidak mengalami luka luar dan tertidur pulas.

Nunung istri  Agus, senantiasa menjaganya dan duduk disamping tempat tidur Zidan.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas