Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Lifestyle
LIVE ●

Kisah Sopir yang Jujur

“Mengapa Anda tidak ingin minum teh dari warung ini atau apa?”

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Kisah Sopir yang Jujur
1sthappyfamily
Ilustrasi 

Kami berdua merasa hancur mendengarnya dan menawarkan lebih banyak uang untuk pemakaman anaknya.

“Silakan ambil ini,” kata saya sambil menyodorkan beberapa lembar uang.

Dengan sopan sopir bajaj itu menolak, “Terima kasih Pak untuk kemurahan hati Anda. Dalam satu atau dua jam, jika saya mendapatkan satu atau dua lebih banyak pelanggan, saya akan mendapatkan uang yang cukup saya butuhkan." Dan ia pergi meninggalkan tempat kami.

Sopir itu bisa saja mengenakan tarif beberapa kali lipat kepada kami karena hujan yang menghalangi kami. Namun, ia hanya memberlakukan tarif biasa. Meksipun kondisi keuangannya yang sedang tidak baik, kesedihan yang mendalam, sopir bajaj itu tetap jujur pada kata-katanya.

Jujur kepada siapapun, karena kejujuran adalah kebijakan yang tepat.

Penulis: K. Tatik Wardayati

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Intisari
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas