Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Alasan Ahok Tugaskan Anak Pengembang Magang di Balai Kota

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, menerima anak-anak pengembang untuk magang di Balai Kota Jakarta.

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Y Gustaman
zoom-in Alasan Ahok Tugaskan Anak Pengembang Magang di Balai Kota
Warta Kota/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mendampingi Ratu Denmark Margrethe II saat meninjau Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di Taman Tidore, Cideng, Jakarta Pusat, Kamis (22/10). Dalam kunjungan tersebut, Margrethe II didampingi Ahok menyapa anak-anak yang bermain permainan edukasi. Warta Kota/angga bhagya nugraha 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, menerima anak-anak pengembang untuk magang di Balai Kota Jakarta.

Satu di antara beberapa alasan Ahok menerima mereka agar para pengembang mengetahui Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah berubah sistem pemerintahannya.

"Justru dengan mereka magang, biar mereka tahu, grup kamu tahu, sekarang DKI berubah. DKI tidak terima suap dan tidak berpihak. Semua rapat dibuka," kata Ahok di Balai Kota Jakarta, Jumat (23/10/2015).

Satu di antara mereka yang magang adalah Melvany Kasih, putri Presiden Direktur Bank Artha Graha, Andy Kasih. Ia melarang magang selama tiga bulan dan kini menjadi Staf Khusus Gubernur.

"Saya sudah terima Melvany Kasih, kami lihat CV-nya dan bapaknya kerja di Bank Artha Graha. Kemudian kami wawancara dia, kenapa kami ambil dia? Karena dari (konsultan bisnis) McKinsey," ucap Ahok.

Mantan Bupati Belitung Timur ini mengakui menerima anak-anak pengembang lain untuk magang bersamanya. Seperti anak General Manager (GM) Sinarmas Land dan anak CEO Lippo Group Roy Tirtadji.

Berita Rekomendasi

Tapi Ahok mengatakan tidak hanya anak-anak dari pengembang atau pengusaha yang diterimanya magang di Balai Kota, tapi ada juga anak dari anggota DPRD DKI, meski saat itu Ahok dan DPRD sempat bersitegang.

"Dulu juga ada keluarga DPRD DKI, padahal saya lagi tegang sama DPRD nih. Dulu ibu Mirna Na'Amin (Fraksi) Demokrat, dia titip keponakannya di kita. Saya bercanda ke DPRD, 'Woi lu pasang mata-mata ya atau kirim mata-mata ke kita ya?' Jadi selama anda bisa membantu, ya silakan. Dari law firm juga kami terima," tambah Ahok.

Ahok memang menerima anak magang di Balai Kota. Mereka ditugaskan untuk mengaudit program-program Pemerintah Provinsi DKI. Program ini akan berjalan selama tiga bulan dan sudah mulai sejak 28 September lalu.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
×

Ads you may like.

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas