Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun
LIVE ●
tag populer

Ahok Tak Gentar Hadapi Yusril Pada Kasus Bantar Gebang

- Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok tidak ambil pusing rencana PT Godang Tua Jaya (GTJ), yang menggandeng Yusril Ihza Mahendra.

Editor: Gusti Sawabi
zoom-in Ahok Tak Gentar Hadapi Yusril Pada Kasus Bantar Gebang
TRIBUN/HO
Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama saat menyambut serta melepas kembali Ekspedisi Kapsul Waktu 2085 sebagai simbol peringatan Gerakan Ayo Kerja, di Balai Kota Jakarta, Sabtu (31/10/2915). Kapsul ini berisi piagam yang bertuliskan harapan dari 34 provinsi dan 1 harapan dari Presiden Jokowi. Kapsul ini akan di simpan disebuah monumen di kabupaten Merauke Papua dan akan dibuka pada tahun 2085. TRIBUNNEWS/HO 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok tidak ambil pusing rencana pengelola Tempat Pengelola Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, yakni PT Godang Tua Jaya (GTJ), yang menggandeng Yusril Ihza Mahendra.

"Ya mau enggak mau, gandeng saja sudah. Memang Pak Yusril pengacara paling top. Bisa saja dia menang," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (3/11/2015).

Pemerintah Provinsi DKI, dalam hal ini Dinas Kebersihan akan tetap melayangkan surat peringatan (SP) pertama, kedua, dan ketiga, apabila PT Godang Tua Jaya tidak membalas SP pertama.

"Kalau kalah ya urusan kedua. Minimal kita jalan saja," ucap Ahok.

Berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) PT GTJ wanprestasi karena tidak menghasilkan teknologi seperti yang tercantum dalam kontrak kerja sama.

Ketua Komisi D DPRD DKI Mohammad Sanusi menyarankan, kalau nantinya Dinas Kebersihan DKI swakelola Bantargebang DPRD setuju saja.

Rekomendasi Untuk Anda

"Tapi catatannya, awas ya jangan sampai Jakarta jadi lautan sampah gara-gara nanti enggak bisa buang," ujar Sanusi.

Kalau sampai pemutusan kontrak dengan PT GTJ, lanjut Sanusi, bisa saja nanti PT GTJ menutup akses menuju Bantargebang. Artinya, Dinas Kebersihan harus mencari jalur alternatif untuk menuju Bantargebang.

Sanusi juga menginformasikan, saat ini, "PT GTJ dan NOEI pengacaranya sudah pakai Yusril Ihza Mahendra," ungkapnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas