Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tega Banget itu Oknum TNI, Main Tembak Sampai Orang Lain Tewas

Puluhan warga berkumpul di rumah Marsin Sarmani alias Japra (40), korban penembakan oknum TNI

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Tega Banget itu Oknum TNI, Main Tembak Sampai Orang Lain Tewas
TribunnewsBogor.com/Istimewa
Marsin Sarmani alias Japra (40) korban penembakan seorang pengendara sepeda motor di Jalan Mayor Oking, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (3/11/2015). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWS.COM, CIBINONG - Puluhan warga berkumpul di rumah Marsin Sarmani alias Japra (40), korban penembakan oknum TNI di Kampung Ciriung, Jalan lingkungan Harummanis, RT 4/2, Desa Cirimekar, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Pantauan TribunnewsBogor.com, Selasa (3/11/2015) malam, warga berkerumun di depan gang masuk ke rumah korban.

Beberapa orang sedang mengatur arus lalu lintas sambil memegang bendera kuning.

Suara tangisan keluarga korban terdengar hingga luar rumah.

"Kita tunggu di sini sampai jenazah datang," ucap seorang warga yang berjaga di depan gang.

Terlihat para pelayat berdatangan memakai kerudung hitam untuk menyampaikan bela sungkawa kepada Siti Masitoh, istri korban.

Rekomendasi Untuk Anda

Sejumlah warga tidak menyangka dengan kejadian yang menewaskan Japra.

"Tega banget sih itu orang, main tembak saja," kata seorang warga dengan nada emosi.

Sejumlah rekan korban mengutuk aksi koboi yang dilakukan Serda YH.

"Gampang banget orang cabut senjata, apalagi dia anggota TNI," kata teman korban yang minta namanya tidak disebutkan.

Menurutnya, Marsin adalah teman dekatnya dan selama ini prilakunya baik.

"Ini harus diusut tuntas, pelaku harus dihukum seberat mungkin," katanya.

Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Auliya Djabar mengatakan, aksi penembakan yang dilakukan pelaku dilatarbelakangi senggolan antara motor korban dengan mobil Honda CRV yang dikemudikan pelaku.

"Pemicunya karena senggolan, pelaku tidak terima kemudian mengejar korban dan terjadilah penembakan," ujar AKP Auliya Djabar kepada TribunnewsBogor.com.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas