Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun
LIVE ●
tag populer

Bus Sekolah Gantikan Metromini yang Mogok

Unit Pelaksana Angkutan Sekolah (UPAS) menyiagakan 62 unit bus sekolah yang ada.

Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Bus Sekolah Gantikan Metromini yang Mogok
Tribunnews.com/Dwi Rizki
Guna mengantisipasi metromini mogok, sejumlah Bus Sekolah terlihat diperbantukan di setiap Terminal Bus Dalam Kota, Senin (21/12/2015) siang. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Unit Pelaksana Angkutan Sekolah (UPAS) menyiagakan 62 unit bus sekolah yang ada. Jumlah tersebut tersebar di beberapa terminal yang biasa menjadi tempat pemberhentian bus sekolah selama ini.

Tindakan itu diambil sebagai bentuk antisipasi penumpukan penumpang akibat aksi mogok bus Metromini.

Kepala UPAS Mohammad Insaf mengatakan, langkah menyiagakan bus sekolah tersebut sejalan dengan instruksi Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta Andri Yansyah yakni untuk mengantisipasi kemungkinan terlantarnya penumpang.

"Kebetulan saat ini para siswa yang biasa menggunakan bus sekolah sedang libur. Jadinya sengaja kami alihkan kendaraan yang ada sebagai langkah antisipasi," katanya, Senin (21/12/2015).

Insaf menjelaskan 62 unit bus sekolah tersebut tersebar di beberapa titik seperti di Terminal Rawamangun sebanyak 16 armada, Terminal Senen (19) dan Terminal Pasar Minggu (27).

Nantinya bus sekolah itu akan beroperasi pada pukul 06.00-19.00 WIB. Selanjutnya para penumpang yang naik bus sekolah tersebut juga tidak akan dipungut biaya sama sekali.

"Semuanya gratis sehingga kepada para penumpang yang sebelumnya menggunakan jasa Metromini, bisa memanfaatkan fasiltas yang ada. Untuk pelaksanaannya, kami juga akan beroperasi sampai batas waktu yang belum ditentukan," ungkapnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara itu terkait keamanan armada dan para penumpang di dalamnya, Insaf mengatakan setiap bus sekolah akan dijaga dengan seorang anggota Brimob bersenjata lengkap.

Hal itu dilakukan karena sebelumnya terjadi pertentangan di Terminal Senen akibat keberadaan bus tersebut.

"Nantinya anggota Brimob akan berjaga-jaga di dalam bus sebagai bentuk antisipasi," ujarnya. (Junianto Hamonangan)

Sumber: Warta Kota
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas