Duet Maut di Cengkareng, Anggi Pakai Parang dan Sumanto Kelewang, Anggi Tewas
"Saat ini anggota masih melakukan pengejaran pada Sumanto," kata polisi.
Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Hasanudin Aco
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Setelah melakukan penyelidikan dan memeriksa beberapa saksi, akhirnya kepolisian berhasil mengetahui identitas pelaku penganiayaan terhadap Anggi Hermanto (28) yang tewas ditusuk saat tawuran di Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (3/1/2016) dini hari.
"Lima saksi sudah kami periksa, mereka adalah saksi-saksi yang ada tempat kejadian perkara di Jalan Masjid Al Munawaroh tepat di depan Cahaya Motor Kapuk, Cengkareng. Selain itu kami juga periksa warga yang ikut tawuran," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Mohammad Iqbal.
Dibeberkan Iqbal, menurut saksi Ali Maskuri salah satu pedagang rokok di sekitar lokasi. Diketahui kala itu ada 20 warga membawa celurit, kayu, pedang dan besi panjang.
Kemudian dari arah berlawanan ada 20 lebih warga yang juga membawa senjata tajam serta benda tumpul lalu terjadi saling serang. Sementara diduga tawuran dilakukan oleh pemuda RW 03 Kelurahan Kapuk dengan pemuda Ampera Rawa Gabus RW 11 Kelurahan Kapuk.
"Kami juga periksa Dwiki Saputra dan Riki Wijaya serta Candra Prasetyo, mereka yang mengantarkan korban ke Rumah Sakit Bunda Tsuci karena korban ditemukan tergeletak di pinggir jalan," tutur mantan Kapolres Jakarta Utara tersebut.
Lebih lanjut menurut keterangan dari saksi lainnya bernama Martin Sanjaya (24) warga Kebon Jahe yang ikut dalam tawuran berdarah itu. Diketahui korban bertarung dengan Sumanto, saat ini Sumanto tengah diburu petugas.
Menurut Martin, saat itu korban membawa pedang kurang lebih panjangnya 50 sentimeter, lalu Sumanto membawa kelewang sepanjang satu meter.
"Saat ini anggota masih melakukan pengejaran pada Sumanto," tambah Iqbal.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.