Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jika Ada Permintaan Ahok, Kodam Jaya Siap Terjun Bantu Tertibkan Kalijodo

"Kodam itu mengikuti amanah Konstitusi, salah satunya membantu tugas pemerintah daerah. Selagi tugas yang diminta tidak melanggar aturan, kita bantu,"

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Jika Ada Permintaan Ahok, Kodam Jaya Siap Terjun Bantu Tertibkan Kalijodo
Warta Kota
Kawasan Kalijodo, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (9/2/2016) yang rencananya akan ditertibkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. 

 Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA  – Rencana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama untuk menertibkan kawasan prostitusi dan perjudian Kalijodo direspon Kodam Jaya.

Kepala Penerangan Kodam Jaya Kolonel Heri Prakosa mengatakan, pihaknya siap turun membantu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menertibkan kawasan tersebut.

"Kodam itu mengikuti amanah Konstitusi, salah satunya membantu tugas pemerintah daerah. Selagi tugas yang diminta tidak melanggar aturan, kita bantu," kata Heri saat dihubungi, Jumat (12/2/2016).

Menurutnya, hingga saat ini belum ada permintaan dari Pemprov DKI.
Khusus penertiban semacam itu, Heri mengatakan, mekanismenya memang melalui permintaan.

Sebab, sifatnya bukan kondisi gawat darurat seperti bencana alam.

"Mekanismenya itu memang melalui permintaan terlebih dahulu. Sehingga, harus melalui perencanaan (untuk menertibkan)," kata Heri.

Rekomendasi Untuk Anda

Soal berapa jumlah personel yang diperlukan, Heri belum bisa menjelaskan.

Namun tugas TNI katanya ialah berada dibelakang polisi.

Susunannya yang nanti terdepan adalah anggota Satpol PP.

Satpol PP akan ditopang polisi.

Sedangkan tugas TNI adalah menjadi penopang polisi.

Sebelumnya, Ahok memprediksi penertiban Kalijodo bakal berlangsung ricuh.

Sebab, penertiban ini akan mengusik beberapa pihak, termasuk oknum preman di sana.

"Kalau bentrok, pasti akan bentrok. Orang dudukin sungai aja, enggak terima dibongkar kok," kata Basuki, di Balai Kota, Jumat (12/2/2016).

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas