Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Kisah Preman Paling Berkuasa di Kalijodo dan Mitos 'Mengerikan' Daeng Aziz

Nama Daeng Aziz kini dikenal mengerikan di Kalijodo. Tapi dia sebenarnya bukan preman terbesar di sana.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Rendy Sadikin
zoom-in Kisah Preman Paling Berkuasa di Kalijodo dan Mitos 'Mengerikan' Daeng Aziz
Warta Kota
Kompleks lokalisasi Kalijodo 
Memuat video…

'Tentara' atau pasukan Asman ini dikenal sebagai 'Anak Macan' yang muncul karena jejak mengerikan mereka.

Antara lain menghajar dan memukul mundur Front Pembela Islam sampai kocar-kacir.

FPI kala itu pernah beberapa kali mengganggu rumah perjudian milik Asman, makanya dihajar oleh 'Anak Macan'.

Baca Juga: Ini Komentar FPI Terkait Rencana Ahok Tertibkan Kawasan Kalijodo Jakarta

Anggota 'Anak Macan' ini hanya dipelihara oleh Asman, dan dikeluarkan hanya sesekali setiap ada pertikaian.

Di hari damai, 'Anak Macan' hanya bersantai di Kalijodo tapi tetap mendapat uang dengan beberapa norma yang ditetapkan 'panglimanya' tapi selalu dilanggar‎.

Norma untuk 'anak macan' itu adalah larang ber‎judi dan mabuk-mabukan di sekitar Kalijodo. Aturan ini banyak dilanggar.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain itu, 'Anak Macan' juga tak langsung dibawah komando Asman. Tapi berada dibawah komando Arkan Malik yang jadi semacam 'panglima perang'. Dia merupakan anak buah Asman.

Ketika Asman sudah begitu terorganisasi di tahun 2002, kelompok Daeng Aziz belum terorganisir dan masih berantakan.

Daeng Aziz hanya mempekerjakan pemuda pengangguran untuk mengamankan rumah judinya. Tapi tetap jumlahnya ratusan.

Baca Juga: Awas, Ini 5 Godfather yang Paling Ditakuti di Kalijodo

Namun usai pertikaian besar yang dipicu tewasnya adik Daeng Aziz karena dibunuh 'anak macan', Asman memilih menyingkir dari Kalijodo.

"Mungkin sekitar tahun 2005 dia (Asman) pergi dari Kalijodo," kata Krishna kepada wartawan, termasuk Wartakotalive.com, Kamis (11/2/2016) malam.

Krishna menceritakan, Asman beberapa kali pernah diwawancarai media sampai akhirnya dia malu sendiri.

Bahkan Asman pernah bercerita ke Krishna bahwa dia kapok diwawancarai media dan muncul dimana-mana.

Sumber: Warta Kota
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas