Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kata Warga Kondisi Ekonomi Irwan Menurun Drastis Akibat Main Perempuan

Keberadaan Irwan Yusuf menjadi seorang pengemis tak membuat warga Menteng terkejut.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Yurike Budiman
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Kata Warga Kondisi Ekonomi Irwan Menurun Drastis Akibat Main Perempuan
Tribunnews.com/Yurike Budiman
Irwan Yusuf, ayah kandung Marshanda sering mendatangi rumah Marshanda di Jalan Lembang No. 62, Menteng, Jakarta Pusat. 

Setelah bercerai itulah kehidupan Irwan terus terpuruk.

Irwan bekerja di sebuah bengkel di kawasan Bangka dengan gaji pas-pasan.

Bengkel itu kemudian bangkrut dan dirinya tidak mendapat pesangon hingga jatuh terpuruk.

Ketika terpuruk itulah, Irwan sudah tidak tahu mau bekerja apa. Untuk membayar kontrakan pun dia kesusahan.

Karena lapar, akhirnya Irwan kemudian menggembel dan mengemis di jalanan berharap belas kasihan orang.

Irwan bahkan sempat bermalam selama dua hingga tiga bulan di bantaran anak Kali Krukut, Pela Mampang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan sebelum dijaring oleh petugas P3S Sudin Sosial Jakarta Selatan.

"Kalau siang hari, Irwan nongkrong di sini," ujar Heru Santoso, seorang warga Pela Mampang, sambil menunjuk ke suatu tempat di bantaran anak Kali Krukut.

Rekomendasi Untuk Anda

Tempat tersebut cukup teduh lantaran ditumbuhi pohon kersen dan beberapa pohon pisang. Heru menambahkan, ia kerap melihat Irwan buang air di tempat tersebut.

Sementara itu, ketika hari malam atau cuaca tak terlalu terik, Irwan kerap pula tampak duduk di tempat dekat timbunan karung berisi pasir atau tanah tak jauh dari situ.

"Nah, kalau hujan atau sesekali di malam hari, Irwan tidur di musala," lanjut Heru sambil menunjuk musala As-Salam di bantaran anak kali tersebut.

Setelah dua hingga tiga bulan menggelandang di sana, Irwan ditegur Farid, Ketua RT 10 RW 06 Pela Mampang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Farid menegur Irwan lantaran ayah Marshanda tersebut telah dua atau tiga bulan menggelandang di kawasan tersebut dan tampak tak terawat.

"Kami sempat tegur dia. Bertanya apakah masih punya keluarga dan menyuruhnya pulang. Sebab, penampilannya tampak kotor," ujar Farid.

"Di kakinya itu juga penuh luka yang mungkin kena kotoran jadi bengkak-bengkak. Saya lihat dia kan nggak pernah mandi, buang air sembarangan, jadi seperti kurang layak kalau ke musala," tutur Farid lagi.

Ketika itu Farid menegurnya ditemani oleh Heru. Irwan pun menanggapi teguran tersebut dengan santun. Ia bahkan sempat meminta maaf.

Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas