Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kecoa Pun Bebas Hilir Mudik dan Berterbangan di Gedung Bareskrim

Awalnya gedung Bareskrim dirancang untuk menampung 350 penyidik.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Kecoa Pun Bebas Hilir Mudik dan Berterbangan di Gedung Bareskrim
Tribunnews.com/Theresia Felisiani
Gedung Bareskrim 

Kemudian masuk ke bagian dalam, gedung empat lantai ini terlihat kumuh dan sangat tua.

Di bagian lorong-lorong serta selasarnya sama sekali tidak dilengkapi dengan pendingin ruangan.

Meski hanya empat lantai, tapi gedung ini juga dilengkapi dengan fasilitas lift.

Tapi banyak penyidik yang lebih memilih menggunakan tangga dibandingkan lift.

Namun jika melalui tangga, harus ekstra hati-hati karena di beberapa lantai anak tangga ada ubin yang sudah retak dan bolong.

Menengok ke sebuah ruangan di salah satu Subdit yang ada di Bareskrim, utamanya di ruang tunggu. Terlihat kesan kumuh dan jorok.

Lagi-lagi ruang tunggu sepertinya tidak terawat, sofa yang disediakan sudah kusam dan reot.

Rekomendasi Untuk Anda

Tidak ada pendingin ruangan maupun jendela sehingga ‎terasa pengap.

Dinding-dindingnya pun tampak kusam, beberapa bagian plafon jebol dan berwarna coklat karena bocor.

Selain itu, instalasi kabel juga semrawut berseliweran.

Tidak hanya itu, terkadang kecoa pun bebas hilir mudik dan berterbangan dim‎ana-mana.

Di bagian sudut ruangan, tampak pula tumpukan berkas yang tidak tersusun rapih.

Jadi siapa yang betah berlama-lama menunggu di gedung Bareskrim?

‎Para saksi maupun tamu pun banyak yang memilih duduk-duduk di lobi Bareskrim dibanding harus menunggu lama di ruang tunggu.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas