Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

DPRD DKI Jakarta Tunda Pembahasan Raperda Reklamasi Hingga Periode Selanjutnya

Kami di DPRD (DKI Jakarta) sudah sepakat tunda pembahasan dua Raperda itu

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Valdy Arief
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in DPRD DKI Jakarta Tunda Pembahasan Raperda Reklamasi Hingga Periode Selanjutnya
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Aktivitas proyek pembangunan salah satu pulau di kawasan reklamasi Teluk Jakarta di Pantai Utara Jakarta, Rabu (6/4/2016). Pemprov DKI Jakarta menyatakan sebanyak delapan dari 17 pulau yang akan dibangun melalui proyek reklamasi Teluk Jakarta telah memiliki izin pelaksanaan. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta memutuskan untuk menunda pembahasan rancangan peraturan daerah (Raperda) terkait reklamasi 17 pulau di Teluk Jakarta hingga periode selanjutnya, 2019-2024.

Hal tersebut disampaikan anggota DPRD DKI Jakarta fraksi Partai Hanura, Very Yonnevil Munir dalam diskusi di bilangan Cikini, Jakarta, Sabtu (9/4/2016).

"Kami di DPRD (DKI Jakarta) sudah sepakat tunda pembahasan dua Raperda itu yang sudah masuk ke ranah hukum. Biar periode mendatang yang membahasnya," kata Very.

Dua Raperda terkait reklamasi Teluk Jakarta, disebut Very, telah mencurigakan sejak tahapan pembahasan dan sarat pertentangan.

Very menjelaskan pada tahapan pemberian pandangan umum satu fraksi yaitu Partai Persatuan Pembangunan dengan tegas menolak.

Sedang tiga fraksi yaitu Partai Hanura, Partai Demokrat, dan Partai Golkar menerima dengan catatan.

"Kami minta ada kajian yang lebih dalam soal aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Gerindra, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), disebut Very menerima Raperda tersebut.

Pada tahapan pembahasan yang hanya berlangsung dua pekan sejak pemberian pandangan umum, disebut Very tidak pernah dihadiri seluruh anggota Badan Legislasi Daerah DPRD DKI Jakarta.

"Kadang hanya ada  2 atau 3 anggota (DPRD)  yang hadir pembahasan, tapi Raperda ini tetap dibahas," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas