Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Lulung Tidak Tahu Ada Pertemuan Pimpinan DPRD dengan Aguan

Lulung menjelaskan bahwa sedari awal, partainya sudah menolak adanya rencana reklamasi di Teluk Jakarta yang dilakuan oleh pihak pemerintah provinsi.

Penulis: Amriyono Prakoso
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Lulung Tidak Tahu Ada Pertemuan Pimpinan DPRD dengan Aguan
Kompas.com/Kurnia Sari Aziza
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana alias Lulung berjanji bakal mengiris telinganya jika Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok berani menggugat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) ke pengadilan, di Universitas Negeri Jakarta, Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (14/4/2016). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Amriyono Prakoso

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham Lunggana atau Haji Lulung mengatakan bahwa dirinya tidak tahu adanya pertemuan antara pimpinan DPRD dengan Bos Agung Sedayu, Aguan.

"Saya tidak tahu soal pertemuan itu. Kalaupun ada saya tidak mengerti maksud mereka lakukan pertemuan itu apa?" jelasnya di kawasan Menteng, Jakarta, Kamis (21/4/2016)

Lulung menjelaskan bahwa sedari awal, partainya sudah menolak adanya rencana reklamasi di Teluk Jakarta yang dilakuan oleh pihak pemerintah provinsi.

Sikap itu, kata Lulung, tidak akan berubah jika reklamasi tidak menimbulkan manfaat yang besar bagi masyarakat sekitarnya.

"Kalaupun nantinya ada manfaat yang diberikan dari reklamasi, ya dilihat dulu manfaat yang seperti apa? Sejahtera enggak nelayannya? Tidak bisa langsung ubah sikap, meski sekarang sudah berhenti," tambahnya.

Sebelumnya, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mengaku pertemuannya dengan Bos Agung Sedayu Group, Sugianto Kurniawan alias Aguan, tidak membicarakan soal Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) terkait reklamasi.

Berita Rekomendasi

Prasetio mengajak beberapa anggota DPRD DKI lainnya saat melangsungkan pertemuan dengan Aguan. Beberapa di antaranya, Fraksi Hanura Mohamad Sangaji, Ketua Fraksi PKS Selamat Nurdin, Wakil Ketua DPRD DKI Mohamad Taufik, serta mantan Ketua Komisi Pembangunan DPRD DKI, yang kini jadi tersangka Mohamad Sanusi.

"Enggak ada obrolan apa-apa. Enggak ada omongan pekerjaan. Enggak tahu kalau Sanusi dan yang lain. Karena banyak orang di sana," kata Prasetio saat dihubungi Rabu (20/4/2016).

Prasetio menceritakan berlangsungnya pertemuannya dengan Aguan. Prasetio seusai melakukan makan saat pertemuan, dia keluar. Setelah menghisap tembakau, politisi PDI Perjuangan ini mendapati Aguan tengah menerima tamu. Kemudian dia memutuskan untuk pulang.

"Enggak ada yang diomongin. Ngomong biasa saja, becanda saja. Enggak ada yang spesifik soal Raperda. Cuma saya kenalin saja. Habis makan pempek-pempek kita pulang," kata Politisi PDI Perjuangan tersebut.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
×

Ads you may like.

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas