Kapal Sabuk Nusantara 46 Tubruk Karang Saat Antar Ratusan Wisatawan Ke Kepulauan Seribu
Tepat di hari pertama hari libur panjang, ratusan penumpang yang hendak berlibur ke Kepulauan Seribu mendadak panik.
Editor: Adi Suhendi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tepat di hari pertama hari libur panjang, ratusan penumpang yang hendak berlibur ke Kepulauan Seribu mendadak panik.
Kepanikan terjadi saat Kapal Sabuk Nusantara 46 terbentur karang di Perairan Pulau Gosong Sekati, Kepulauan Seribu Utara, Kepulauan Seribu, Kamis (5/5/2016), sekitar 11.05 WIB.
Wakil Direktur (Wadir) Polair Polda Metro Jaya, AKBP ZH Dapas, membenarkan kejadian tersebut.
"Memang benar, Kapal Sabuk Nusantara 46 yang mengangkut sejumlah penumpang yang ingin berlibur wisata ke Kepualaun Seribu, kandas di Perairan Pulau Gosong Kepulauan Seribu Utara," katanya.
Dapas mengatakan, kejadian berawal saat Kapal Sabuk Nusantara 46 bertolak dari Pelabuhan Sunda Kelapa Jakarta Utara sekitar pukul 08.15 WIB, menuju ke Kepulauan Seribu.
Kapal tersebut dinakhodai Captain Abbas Siraju dan membawa penumpang sebanyak 115 orang.
"Rinciannya dewasa ada 113 orang, sementara anak-anak 2 orang. Sekitar pukul 09.35 WIB, Kapal pun bersandar di Dermaga Timur Pulau Untung Jawa terlebih dahulu, untuk menurunkan penumpang yang bertujuan ke Pulau Untung Jawa," ucap Dapas.
Dapas melanjutkan, kapal Sabuk Nusantara 46 itu pun bertolak kembali dari dermaga Pulau Untung Jawa, untuk mengantar penumpang yang tujuannya ke Pulau Pramuka.
Namun, sekitar pukul 11.05 WIB, jelas Dapas, Kapal itu pun terkandas karang, di Perairan Pula Gosong Sekati.
"Penumpang sempat panik lantaran takut kapal sabuk nusantara tenggelam akibat terkandas karang," katanya.
Kepolisian bersama uku Dinas Perhubungan dan Transportasi (Sudinhubtrans) Kabupaten Kepulauan Seribu yang mendapat laporan tersebut langsung berupaya melakukan evakuasi terhadap para penumpang kapal.
"Sebagian penumpang dievakuasi beberapa personel dari Polsek Kepulauan Seribu, Dit Polair Polda Metro Jaya (PMJ), dan Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi (Sudinhubtrans) Kabupaten Kepulauan Seribu, ke Kapal Kerja Sudinhubtrans, dan Kapal Patroli KP- 2008 milik Dit Polair PMJ," ucapnya.
Dapas menambahkan, untuk sementara sebagian penumpang di evakuasi ke kapal Sudinhubtrans Kepulauan Seribu dan Kapal Ditpolair PMJ.
Sementara untuk Kapal Sabuk Nusantara 46, jelas Dapas, pihaknya mengupayakan membantu agar kapal itu lepas dari kandasnya karang.
"Terlepas dari kandasnya karang, Kapal Sabuk Nusantara 46 pun bisa melanjutkan perjalanan. Sebagian penumpang yang dievakuasi dinaikkan kembali ke Kapal Sabuk Nusantara 46. Sekitar pukul 12.15 WIB. Kapal Sabuk Nusantara 46 kembali bisa melanjutkan perjalanannya," papar Dapas.
Penulis: Panji Baskhara Ramadhan