Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Meski Didukung Golkar, Ahok Tegaskan Tetap Maju Jalur Independen

Kemungkinan Golkar mendukung Ahok terus mencuat. Bila benar, maka ada tiga partai yang akan mendukung Ahok, Nasdem, Hanura dan Golkar.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Meski Didukung Golkar, Ahok Tegaskan Tetap Maju Jalur Independen
Tribunnews.com/Dennis Destryawan
Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Golkar memberikan sinyal akan mendukung petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2017.

Sinyal-sinyal tersebut dapat dilihat dari ucapan Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto yang memuji kinerja Ahok. Menurut Setya, terobosan-terobosan yang dilakukan Ahok telah menjawab sebagian masalah yang dihadapi Ibu Kota.

Kemungkinan Golkar mendukung Ahok terus mencuat. Bila benar, maka ada tiga partai yang akan mendukung Ahok, Nasdem (5 kursi), Hanura (10 kursi), dan Golkar (9 kursi).

Andai digabungkan, kursi ketiga partai tersebut di DPRD DKI mencukupi untuk mengusung Ahok. Diketahui syarat minimal untuk partai politik mengusung sepasang calon di Pilkada DKI, yakni 22 kursi. Meski tercukupi, Ahok menyatakan tetap akan maju melalui jalur independen.

"Tetap independen kita," ujar Ahok di Wihara Ekayana Arama, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu (22/5/2016).

Ahok tidak menampik, banyak rekannya di Golkar yang setuju untuk mendukungnya di Pilkada DKI 2017. Termasuk Setya Novanto dan Sekretaris Jenderal Golkar Idrus Mahram.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kalau teman-teman sih ok. Banyak. (Contohnya) Setnov dan Idrus," kata mantan Bupati Belitung Timur tersebut.

Tidak hanya Setnov yang memberikan sinyal mendukung Ahok. Politisi Partai Golkar Nurul Arifin mengatakan Golkar ingin berada di belakang Ahok jika melihat respons masyarakat yang cenderung positif terhadap mantan Bupati Belitung Timur itu.

Meski kemungkinan mendukung Ahok cukup besar, Nurul mengaku, belum ada pembicaraan lebih jauh terkait masalah itu.

"Sinyalnya ke situ ya (mendukung), tetapi pembicaraannya belum sampai situ," kata Nurul seusai acara diskusi di bilangan Tebet, Jakarta, Sabtu (21/5/2016).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas