Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Empat Rampok Kampak Spion Mobil Fadel

Kawanan begal yang berjumlah empat orang dengan menggunakan dua sepeda motor merusak kendaraan itu dengan linggis dan kampak.

Empat Rampok Kampak Spion Mobil Fadel
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Rasa syok dan trauma masih dirasakan Fadel (24). Pasalnya, kaca mobil Honda Jazz warna silver yang dikendarainya dipecahkan kawanan begal saat melintas di Kawasan Bintaro Sektor 2, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu (23/6/2016) dinihari.

Spion sebelah kanan mobil itu juga hancur. Kawanan begal yang berjumlah empat orang dengan menggunakan dua sepeda motor merusak kendaraan itu dengan linggis dan kampak.

Untungnya, nyawa dan harta benda Fadel tidak hilang karena dia berhasil kabur dari kawanan begal yang menggunakan motor RX King itu. Fadel menceritakan, kejadian berawal saat dia pulang dari acara buka bersama dengan teman-teman SMA di Bintaro, Tangerang Selatan.

Ternyata, korban sudah dibuntuti oleh dua motor RX-King yang pengendaranya mengenakan jaket dan helm berkaca gelap. Saat itu korban mulai didekati dari bagian kanan. Sesampainya di Kawasan Bintaro Sektor 2 sekitar pukul 01.00 WIB, korban disuruh berhenti oleh para pelaku begal.

"Pelaku sempet ngelongok-longok mobil. Mungkin ngeliat isi yang berada di dalam mobil kali ya. Saya disitu langsung mikir ini modus. disitu emang sepi banget jalanan, tumben cuma saya ama orang itu doang," kata Fadel, Kamis (23/6/2016).

Sadar akan bahaya, korban saat itu menambah kecepatan mobilnya. Namun sayang pada saat itu satu motor teman pelaku lainnya langsung menyalip ke bagian depan mobil dan menutupi jalan korban.

Saat itu pelaku yang saat itu berada persis samping stir dan berteriak meminta korban berhenti. Takut, korban pun berhenti. Namun pada saat itu korban kembali diminta untuk membuka pintu.

"Pas saya berhenti dia suruh buka pintu. Saat itu saya liat jelas mereka bawa benda-benda berat, kayanya sih linggis sama kampak gitu. Namanya panik saya engga bukain pintu. Akhirnya kaca saya di pecahin bagian depannya mungkin biar saya gak bisa ngeliat dan gak lanjutin perjalanan kali," katanya.

Fadel kembali tancap gas dan menghindar dari motor yang menghalangi jalannya. Pelaku masih terus mengikuti. Tak kehabisan akal, korban saat itu terus menerus menekan kelakson.

Suara ribut mengundang perhatian warga dan pengendara lainnya. Saat itulah pelaku yang berjumlah empat orang dengan wajah yang ditutupi langsung melarikan diri.

"Saya langsung pulang ke rumah, gak sempet kantor polisi buat laporan karena udah panik banget. Alhamdulillah barang-barang enggak ada yang keambil cuma tempat itu rawan aja. sebelumnya pernah juga kaya gitu," ucapnya.

Dihubungi secara terpisah, Kanit Reskrim Polsek Pesanggrahan Iptu Sofyan mengatakan belum mengetahui adanya laporan kejadian tersebut. Menurutnya pihaknya akan melakukan pengamanan disetiap titik rawan untuk meminimalisir adanya tindakan kriminalitas jelang hari raya.

"Belum monitor. tidak ada laporannya semalem kejadian saya udah tanya anggota yang piket. kita akan melakukan peningkatan pengamanan. untuk pengendara himbau untuk hati-hati dengan modus kejahatan yang bermacam-macam," ucapnya. (Bintang Pradewo)

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas