Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mata Kiri Polisi Korban Penganiayaan Jakmania Harus Diangkat

Operasi pengangkatan dilakukan. Pada Selasa (28/6/2016) sekitar pukul 17.00 WIB di RS Pertamina.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Mata Kiri Polisi Korban Penganiayaan Jakmania Harus Diangkat
Warta Kota/Theo Yonathan Simon Laturiuw
Para suporter yang tergabung dalam The Jakmania berpose di depan Brigadir Hanafi, polisi yang tak berdaya usai dikeroyok massa di Pintu VII Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Mata kiri Brigadir Hanafi, polisi korban pengeroyokan jakmania di Gelora Bung Karno (GBK), terpaksa diangkat.

Operasi pengangkatan dilakukan. Pada Selasa (28/6/2016) sekitar pukul 17.00 WIB di RS Pertamina.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Awi Setiyono, mengatakan, bola mata kiri Brigadir Hanafi sudah rusak, makanya terpaksa diangkat.

"Korneanya sudah rusak, sudah mengering dan jaringan sarafnya juga sudah rusak," ujar Awi Setiyono kepada wartawan, termasuk Wartakotalive.com di Polda Metro Jaya, Rabu (29/6/2016).

Sementara untuk mata kanannya masih dalam pemeriksaan medis lebih lanjut. Kondisinya belum diketahui.

Brigadir Hanafi dikeroyok puluhan suporter di Pintu VII Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat pada Jumat (24/6) lalu. Korban saat itu berada di luar karena bertugas sebagai pengemudi truk polisi.

Massa suporter yang mengamuk hingga ke luar stadion menyerang korban secara membabi buta. Dari rekaman CCTV, korban terlihat dianiaya selama sekitar 6 menit. (Theo Yonathan Simon Laturiuw)

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Warta Kota
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas