Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kasatpol PP DKI Lagi Kerja Disangka Cari Pokemon

Djarot mengira Jupan tengah bermain game yang tengah digandrungi khalayak banyak, yakni Pokemon Go.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Kasatpol PP DKI Lagi Kerja Disangka Cari Pokemon
Dennis Destryawan/Tribunnews.com
Djarot Saiful Hidayat 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kejadian unik terjadi antara Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat dengan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta Jupan Royter.

Djarot yang mengenakan jas hitam dengan dalaman kemeja putih dihiasi dasi perpaduan merah dan putih, turun dari ruang kerjanya, di lantai dua Balai Kota.

Saat hendak memasuki mobil, dia melihat Kasatpol PP Jupan tengah berada di selasar Blok G Balai Kota.

Jupan terlihat tengah menggenggam ponsel pintarnya.

Djarot mengira Jupan tengah bermain game yang tengah digandrungi khalayak banyak, yakni Pokemon Go.

"Tadi saya lihat Pak Jupan jalan-jalan sambil lihat ini (ponsel), ternyata dia melaporkan di lapangan. Bukan cari Pokemon," ucap Djarot di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (19/7/2016).

Kemudian Djarot memanggil Jupan, yang baru kembali dari Cengkareng, Jakarta Barat, untuk memimpin penertiban Pedagang Kaki Lima.

Rekomendasi Untuk Anda

"Tadi kamu cari Pokemon enggak di Cengkareng?" tanya Djarot kepada Jupan.

Menanggapi itu, Jupan kebingungan dan hanya menggelengkan kepalanya.

Djarot menjelaskan memang tak ada larangan Pegawai Negeri Sipil memainkan Pokemon Go.

Asalkan tidak dilakukan saat jam kerja, sehingga tidak mengurangi kinerja mereka.

"Kalau kerja boleh enggak? Pak Jupan jalan-jalan main Pokemon begitu? Daripada itu dia lebih baik cari Pokemon‎ yang asli, misalnya PKL-PKL yang melanggar. Mosok Pak Jupan cari Pokemon?" kata mantan Wali Kota Blitar tersebut.

Namun Djarot mengimbau kepada PNS yang memainkan Pokemon Go agar selalu memperhatikan langkah mereka saat mencari Pokemon.

"Yang tidak boleh adalah mencari pokemon di atap, jatuh nanti, atau di pinggir jalan‎ nanti ditabrak mobil, di pinggir sungai," ucapnya.

Pokemon Go merupakan game berbasis augmented-reality atau teknologi yang menggabungkan benda maya dua dimensi dan ataupun tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan nyata tiga dimensi lalu memproyeksikan benda-benda maya tersebut dalam waktu nyata.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas