Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Wagub DKI Ikut Teken Pembelian Lahan Cengkareng

Djarot diperiksa penyidik selama kurang lebih 2,5 jam. Dia keluar pukul 11.30 dan mengaku penyidik menanyakan 10 hal

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Wagub DKI Ikut Teken Pembelian Lahan Cengkareng
TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, diperiksa terkait korupsi lahan Cengkareng di Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri, Jumat (22/7/2016).

Djarot diperiksa penyidik selama kurang lebih 2,5 jam. Dia keluar pukul 11.30 dan mengaku penyidik menanyakan 10 pertanyaan kepadanya.

Djarot mengaku bahwa dia ikut menandatangani persetujuan pembelian lahan Cengkareng.

"Soalnya kan saya jabatannya Wakil Gubernur," kata Djarot kepada wartawan, usai pemeriksaan, siang ini.

Yang ditandanganinya saat itu adalah keputusan Gubernur soal penetapan lokasi.

Selain itu, kata Djarot, selain dirinya dan Gubernur, jajaran dibawahnya juga ikut menandatangani surat keputusan tersebut.

"Yang terakhir menandatangani itu dari SKPD," ujar Djarot.

Rekomendasi Untuk Anda

Lahan Cengkareng dibeli oleh Pemprov DKI untuk pembangunan rumah susun (Rusun).

Lahan seluas 4,6 hektar itu dibeli seharga Rp 468 milliar dari seseorang bernama Toeti Noezir Soekarno.

Tapi setelah diselidiki lahan tersebut bukan milik pribadi tetapi milik Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan DKI Jakarta sejak tahun 1967.

Makanya kemudian Badan Pemeriksaa Keuangan (BPK) melakukan audit dalam laporan hasil pemeriksaan (LHP) penggunaan anggaran Pemprov DKI pada 2015. Kasus ini pun kini berujung di tangan polisi.(Theo Yonathan Simon Laturiuw)

Sumber: Warta Kota
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas