Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Lion Air Laporkan Oknum Pilot Penghasut ke Kepolisian

Direktur Umum Lion Air Edward Sirait menegaskan telah melaporkan pada pihak kepolisian terkait tindakan para oknum pilot

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Sanusi
zoom-in Lion Air Laporkan Oknum Pilot Penghasut ke Kepolisian
Tribunnews.com/Fitri Wulandari
Direktur Umum Lion Air Edward Sirait 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Umum Lion Air Edward Sirait menegaskan telah melaporkan pada pihak kepolisian terkait tindakan para oknum pilot yang telah membuat perusahaannya mengalami kerugian luar biasa.

"Demi adanya kepastian hukum, kami telah melaporkan perbuatan para oknum-oknum penerbang tersebut ke kepolisian untuk dilakukannya penyelidikan atas kejadian tersebut," ujar Edward, saat ditemui di Lion Air Tower, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Rabu (3/8/2016).

Ia menuturkan, kasus tersebut tengah ditangani polisi, "Saat ini proses hukum sedang berjalan."

Lebih lanjut, Edward mengatakan pihaknya membutuhkan kepastian hukum agar tidak mempengaruhi kerjasamanya dengan pihak yang memiliki kepentingan atas perusahaannya.

"Kepastian hukum ini kami butuhkan untuk kepentingan para investor dan mitra kerja kami," jelasnya.

Edward menjelaskan alasan pelaporan terhadap para oknum pilot maskapainya tersebut lantaran mereka telah melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan peraturan perusahaan.

"Karena belakangan ini mereka, pelaku-pelakunya itu, yang tidak terbang dan menghasut itu, melakukan hal hal yang menurut kami sudah keluar dari koridor (peraturan perusahaan)," tandasnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebelumnya, ratusan pilot maskapai penerbangan Lion Air melakukan aksi mogok terbang pada Selasa (10/5/2016) pagi.

Aksi tersebut dipicu oleh ditahannya uang transport untuk para pilot yang seharusnya sudah diberikan pada minggu sebelumnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas