Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Jumardi Ketahuan Polisi Gadungan Karena Pakai Tanda Pangkat Terbalik

"Petugas menanyakan pelaku, dan pelaku tidak bisa menjawab," kata Teguh.

Jumardi Ketahuan Polisi Gadungan Karena Pakai Tanda Pangkat Terbalik
Tribunnews.com/Yurike Budiman
Bripka Joko Purwadi (kiri), petugas yang saat berpatroli melihat polisi gadungan Jumardi (kanan) yang mengenakan pangkat terbalik akhirnya diamankan di Polsek Penjaringan, Jakarta Utara. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gara-gara memakai tanda pangkat terbalik, polisi gadungan berpangkat Ajun Inspektur Satu (Aiptu) bernama Jumardi (28) diciduk petugas Kepolisian Sektor Penjaringan, Jakarta Utara.

Kapolsek Penjaringan, Kompol Bismo Teguh menjelaskan pihaknya meringkus tersangka saat hendak menilang seorang pengendara sepeda motor yang melintas di Jalan Pluit Raya, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (31/9/2016) malam.

"Petugas menanyakan pelaku dan pelaku tidak bisa menjawab. Korban datang lalu melaporkan dimintai uang damai karena sebelumnya pelaku memberhentikan korban dan ingin menilang," ujar Bismo, Jumat (2/9/2016).

Penangkapan oknum ini berawal saat petugas patroli, Bripka Joko Purwadi melihat tersangka sedang beraksi untuk menilang seorang warga di Jalan Pluit Raya, Jakarta Utara.

Tersangka mengenakan seragam polisi dan petugas langsung menanyakan identitas Jumardi.

Namun, Jumardi tak bisa menjawab.

Tiba-tiba, warga yang diduga korban pemerasan Jumardi datang dan memberitahu petugas kalau Jumardi memerasnya.

Bismo menambahkan, kepolisian mencurigai oknum tersebut sebagai anggota polisi gadungan karena menggunakan tanda pangkat ajun inspektur satu (aiptu) secara terbalik.

Seragam yang dikenakan Jumardi juga tidak memiliki nama.

"Ini polisi gadungan, meresahkan warga. Kami masih lakukan penyidikan terhadap pelaku," ujar Bismo.

Saat digeledah, polisi menemukan uang Rp 799.000 beserta tiga lembar STNK motor asli yang diduga berasal dari hasil kejahatan Jumardi.

Ikuti kami di
Penulis: Yurike Budiman
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas