Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

APBD DKI Tahun 2016 Turun Rp 4,25 Triliun, Ini Penjelasan AhoK

Ahok menjelaskan, turunnya nilai anggaran karena ada penghitungan kembali sisa lebih penggunaan anggaran.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in APBD DKI Tahun 2016 Turun Rp 4,25 Triliun, Ini Penjelasan AhoK
TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat ajukan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2016 ke DPRD DKI Jakarta di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jl. Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (6/10/2016). TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nilai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) DKI Jakarta 2016 turun Rp 4,25 triliun dari nilai APBD 2016 Rp 67,16 triliun menjadi Rp 62,91 triliun.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjelaskan, turunnya nilai anggaran karena ada penghitungan kembali sisa lebih penggunaan anggaran.

Awalnya, Silpa 2015 mencapai Rp 7,9 triliun. Setelah ada penghitungan kembali, ternyata Silpa menjadi sebesar Rp 4,93 triliun.

"Pengurangan karena Silpa diperkirakan Rp 8 triliun, tapi ternyata setelah dihitung ulang hanya Rp 3-4 triliun," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (12/10/2016).

Ahok memastikan, penurunan anggaran tidak akan memengaruhi program pembangunan ibu kota.

Hanya saja, ada pengurangan pembelian lahan.

"Enggak (pengaruh program pembangunan). Kita cuma kurangin beli tanah saja. Termasuk kebetulan banyak kontraktor yang menang lelang perumahan itu banyak yang enggak bener, kita batalin saja," ucap Ahok.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain Silpa, ucap Ahok, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memutuskan untuk mengurangi reklame.

Praktis, penerimaan retribusi daerah berkurang. 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas