Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Ruhut Sitompul Puji Ahok Taat Hukum Datangi Bareskrim

Menurutnya, memang seharusnya Ahok melakukan hal itu, mengingat dugaan penistaan agama ini terus menjadi bola panas yang rawan dipolitisasi.

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Fajar Anjungroso
zoom-in Ruhut Sitompul Puji Ahok Taat Hukum Datangi Bareskrim
TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
Juru Bicara Tim Pemenangan Pilkada DKI 2017 Ahok-Djarot, Ruhut Sitompul menjadi pembicara di acara publikasi survey Populi Center tentang pemilih di Pilkada DKI Jakarta 2017, yang digelar di kantor Populi Center, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (6/10/2016). TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI Ruhut Sitompul angkat bicara terkait sikap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang datang ke Bareskrim Polri tanpa dipanggil.

Politikus Partai Demokrat ini memuji calon petahana yang menurutnya menjaga stabilitas politik dan keamanan terkait dugaan kasus penistaan agama yang menimpa dia.

"Ahok datang atas keinginan sendiri karena dia taat hukum," kata Ruhut kepada wartawan di Jakarta, Selasa (25/10/2016) malam.

Menurutnya, memang seharusnya Ahok melakukan hal itu, mengingat dugaan penistaan agama ini terus menjadi bola panas yang rawan dipolitisasi.

"Ahok jemput bola agar yang dituduhkan kepadanya tidak menjadi bola liar. Tetap kita kawal proses hukumnya," katanya.

Ruhut yang juga menjadi salah satu anggota tim sukses Ahok di Pilgub 2017 nanti menambahkan, sikap Polri juga mesti diapresiasi.

"Kita apresiasi Polri yang kerja cepat dan sekarang jangan lagi ada ribut-ribut. Mari kita hormati proses hukum kami kawal prosesnya," kata Ruhut.

Berita Rekomendasi

Diketahui, Ahok sempat datang ke Bareskrim Polri dengan maksud mengklarifikasi tuduhan penistaan agama yang dilayangkan padanya.

Ahok memberikan keterangan soal perkataannya menyangkut Surah Al Maidah ayat 51. Menurut Ahok dia tidak mungkin memusuhi umat muslim.

Sementara proses hukum terus berjalan di Bareskrim. Total ada sepuluh saksi yang sudah dimintai keterangan oleh penyidik. Salah satunya adalah staf Ahok dan pembuat video serta warga Pulau Seribu.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas