Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun
LIVE ●
tag populer

Plt Gubernur DKI Ibaratkan Program Ahok Seperti Kereta Api

Sumarsono hanya melanjutkan program yang sudah dibuat oleh pasangan petahana.

Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Plt Gubernur DKI Ibaratkan Program Ahok Seperti Kereta Api
Amriyono Prakoso/Tribunnews.com
Plt Gubernur DKI Jakarta Soni Sumarsono. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Soni Sumarsono tidak akan mengubah program yang telah dicanangkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat.

Sumarsono mengatakan, program yang akan dijalankannya pada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ibarat rel kereta api yang terputus selama tiga setengah bulan.

Artinya, selama Ahok-Djarot cuti kampanye jelang Pemilihan Kepala Daerah Jakarta 2017, Sumarsono hanya melanjutkan program yang sudah dibuat oleh pasangan petahana.

"Ibarat rel kereta api yang terputus selama tiga setengah bulan, kalau saya buat program lain, tidak nyambung toh?" ucap Sumarsono di kantor Kementerian Dalam Negeri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (26/10/2016).

Baca: Kecuali Marah-marahnya Pak Ahok, Semua yang Baik akan Saya Ikuti

Baca: Besok Putusan MK, Jika Gugatan Dikabulkan Maka Ahok Kembali Menjabat Gubernur DKI

Baca: Ahok Dinasihati JK Supaya Jangan Banyak Omong

Rekomendasi Untuk Anda

Sumarsono menjelaskan, program tetap berlanjut sesuai yang telah dirumuskan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah Jakarta. Sumarsono akan mengacu pada Kebijakan Umum Anggaran dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (KUAPPAS).

"Itu yang akan jadi pegangan kita bersama," ujar Sumarsono.

Sumarsono menyatakan, sebagai Pelaksana Tugas, yang menjadi prioritasnya adalah menjaga ketenteraman dan ketertiban di Ibu Kota, terutama keberlangsungan Pilkada Jakarta.

Kemudian, menjaga netralitas Pegawai Negeri Sipil di Pilkada.

"Karena DKI itu jadi barometer nasional. Kalau ada pegawai yang melanggar akan kita beri sanksi tegas," kata Sumarsono.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas