Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Insiden Pengusiran di Rawa Belong, Ahok: Kasihan Masyarakat Ketakutan Dengar Teriak-teriak Begitu

Ahok heran pada massa, puluhan orang, yang mengejarnya saat blusukan. Sebab, kata Ahok, masyarakat setempat menerima secara hangat kedatangannya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Insiden Pengusiran di Rawa Belong, Ahok: Kasihan Masyarakat Ketakutan Dengar Teriak-teriak Begitu
Tribunnews.com/Dennis Destryawan
Sejumlah warga mengusir Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok saat blusukan di Jalan Ayub, Rawa Belong, Jakarta Barat, Rabu (2/11/2016). 

Massa sekitar puluhan itu, menolak dan berlari mengejar Ahok, bersama lima ajudan dan beberapa tim suksesnya.

Rombongan Ahok berjalan cepat dengan kawalan dari pihak kepolisian

Puluhan warga yang menolak kedatangan Ahok membawa spanduk bertuliskan 'Ahok Penista Agama', 'Dajal', dan sejumlah spanduk lain.

"Kita ini semua saudara jangan coba mengorbankan umat Islam pak polisi. Ini kampung orang Islam," kata Habib Idrus Al-Ashi di Jalan Ayub.

Lelaki yang menggunakan pakaian berwarna putih dan peci putih ini terlihat tidak terima ketika petugas kepolisian yang mengawal kampanye Ahok menghalang-halangi.

"Kita enggak terima kampung kita di masuk penista agama. Kita nggak mau cari ribut, tolong pak polisi bisa usir Ahok," kata dia.

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas