Puluhan Orang Usir Ahok Saat Blusukan di Ciracas
"Bapak (polisi) usir sekarang. Usir Ahok. Kalau bapak tidak suruh pulang, kami yang suruh pulang,"
Penulis:
Dennis Destryawan
Editor:
Adi Suhendi
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Puluhan warga menolak kedatangan calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat blusukan di Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (15/11/2016) sore.
Ahok yang mengenakan kemeja kotak-kotak merah, datang sekitar pukul 14.30 WIB.
Ahok didampingi Juru Bicara Tim Pemenangan Ahok-Djarot, Ruhut Sitompul dan puluhan relawan lainnya, dari PDIP.

Ahok didemo warga saat blusukan di Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (15/11/2016).
Setelah Ahok menyusuri gang-gang sempit, Ahok tiba di sebuah lapangan berumput hijau.
Dari arah sebrang pandangan mata Ahok, puluhan orang yang mengenakan peci berlari ke arah Ahok, tapi dihadang belasan kepolisian.
Mereka meminta Ahok untuk meninggalkan lokasi.
Aksi unjuk rasa ini, terkait kasus dugaan penistaan agama oleh Ahok, yang saat ini kasusnya sedang dilakukan gelar perkara di Mabes Polri.
"Bapak (polisi) usir sekarang. Usir Ahok. Kalau bapak tidak suruh pulang, kami yang suruh pulang," teriak para pendemo.

Ahok didemo warga saat blusukan di Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (15/11/2016).
Kapolsek Ciracas Polres Metro Jakarta Timur Kompol Tutu Aini sempat berdialog dengan para demonstran.
Bahkan, Tutu meminta mereka untuk beristighfar.
"Istighfar Pak, Istighfar. Kalian kenal saya kan? Tadi janji kan? Demonya tenang," kata Tutu.
Jarak antara pendemo dengan Ahok sekitar 50 meter.

Ahok didemo warga saat blusukan di Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (15/11/2016).
Ahok yang melihat adanya pendemo, hanya berekspresi datar dan tak melontarkan kata-kata.
Sementara para anggota PDIP PAC Jakarta Timur membuat barisan untuk menjaga Ahok.
"Siapa kita, siapa kita, PAC Jakarta Timur," para anggota PAC mengeluarkan yel-yel.
Baca tanpa iklan