Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ada Saluran Air Kuno Saat Pengerukan Kali Grogol

Selama proyek normalisasi berlangsung, kontraktor menemukan beberapa hal unik di Kali Grogol.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Ada Saluran Air Kuno Saat Pengerukan Kali Grogol
Warta Kota/Theo Yonathan Simon Laturiuw
Proyek normalisasi Kali Grogol, Jakarta Barat. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Normalisasi Kali Grogol di Jakarta Barat nyaris rampung. Kini sudah masuk tahap finishing.

Selama proyek normalisasi berlangsung, kontraktor menemukan beberapa hal unik di Kali Grogol.

Salah satunya penemuan besi yang diduga bagian dari saluran air kuno di bawah Kali Grogol.

Pelaksana Konstruksi Normalisasi Kali Grogol PT Waskita Beton Precast - PT Jaya Konstruksi KSO, Erdi Ardian, mengatakan, saat mengeruk dasar kali di awal proyek, pihaknya menemukan besi-besi hancur.

Dasar kali mesti dikeruk, lantaran akan dipakai untuk jalan ponton. Penangkut alat berat yang mesti dioperasikan di atas air kali.

Jumlah sisa-sisa besi tua itu banyak dan memanjang di sepanjang kali yang dinormalisasi, sejauh 1,2 kilometer.

"Tak tahu itu. Mungkin semacam saluran air zaman dulu, zaman kuno, barangkali," ucap Erdi, menduga-duga.

Rekomendasi Untuk Anda

Sulit mendeteksi itu besi apa. Sebab sudah hancur. Namun saat kali dikeruk, besi itu terus ada beberapa meter ke bawah dari dasar kali. Sehingga kemungkinan berupa saluran air yang ada di bawah Kali Grogol, dahulu.

"Mungkin itu saluran zaman Belanda," kata Erdi kepada Wartakotalive.com, beberapa waktu lalu. Pihaknya tak bisa tahu persis, sebab penemuan besi-besi itu memang tak dipelajari lebih lanjut.

Pihaknya juga menemukan beberapa tiang pancang model lama yang tertanam di dasar kali.

Tiang pancang model lama itupun sempat mengganggu proses pemancangan sheet pile (turap beton).

Penyebabnya ada tiga tiang yang tingginya setengah dari air kali. Akibatnya menganggu alat berat yang bekerja dengan cara mengambang di kali.

Alat berat itu tak bisa maju karena terbentur tiang pancang tua tadi. Selanjutnya perlu beberapa hari untuk mengangkat tiang pancang tua yang tertanam itu. Baru pekerjaan pemancangan dilanjutkan lagi.

"Kalau tiang pancang itu mungkin bekas pembangunan jalan layang tol," ucap Erdi.

Saat ini proyek normalisasi Kali Grogol sudah 80 persen. Pemancangan sheet pile dan mini pile (turap beton mini) sudah rampung.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas