Tribun

Menolak Berhubungan Badan, Terapis Ditikam Pelanggannya di Bekasi

"Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelakunya," kata Kasat Reskrim Polrestro Bekasi AKBP Rizal Marito pada Senin (5/12/2016).

Editor: Hasanudin Aco
Menolak Berhubungan Badan, Terapis Ditikam Pelanggannya di Bekasi
ISTIMEWA
ILUSTRASI 

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Seorang terapis ditemukan tewas dengan luka tusuk di sekujur tubuh di tempat kerjanya, Kampung Ceper RT 01/03, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi,  Senin (5/12/2016) pagi.

Jenazah korban, Aan Hayati (38) warga Kebon Jambe, Desa Antajaya, Tanjungsari, Kabupaten Bogor ini kemudian dibawa ke RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur untuk diotopsi.

"Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelakunya," kata Kasat Reskrim Polrestro Bekasi AKBP Rizal Marito pada Senin (5/12/2016).

Meski begitu, polisi menduga tersangka pembunuhan itu adalah pelanggannya.

Sebab sebelum terjadi pembunuhan, korban sempat memijat salah seorang konsumen pria.

Diduga keinginannya untuk berhubungan badan ditolak korban, pelaku kemudian naik pitam dengan menganiayanya hingga tewas.

"Pelaku kemudian mengambil sebilah pisau miliknya yang ada di pinggang. Dia kemudian menusuk bagian dada dan tangan kanan. Bila ditotal ada dua lebih luka tusukan," jelas Rizal.

Kasubag Humas Polrestro Bekasi AKP Kunto Bagus menambahkan, pelaku bergegas melarikan diri setelah menusuk tubuh korban berkali-kali.

Sementara kasus itu terungkap saat pemilik panti pijat, Julianah (49) curiga dengan kamar yang digunakan oleh keduanya.

Setelah satu jam lebih, korban dan pelaku tidak keluar dari kamar.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas