Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dianiaya Senior, Amirullah Mengalami Pendarahan di Jantung, Paru-paru dan Kelenjar Liur

Sementara, Jakario (20), merupakan senior Amirulloh di tingkat II akan tetapi saat kejadian tersebut menganiaya kelima teman Amirulloh.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Dianiaya Senior, Amirullah Mengalami Pendarahan di Jantung, Paru-paru dan Kelenjar Liur
Yurike Budiman
Para siswa STIP yang turut hadir di rumah duka Amirulloh, di Jalan Warakas 3, Jakarta Utara, Rabu (11/1/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol M Awal Chairuddin,‎ mengatakan ditemukan adanya bercak serapan darah atau pun pendarahan pada paru-paru, jantung dan kelenjar liur di usus seorang taruna tingkat I Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP), Amirulloh Adityas Putra (18), yang tewas akibat dianiaya oleh kelima seniornya, di Gedung Dormitory Ring 4, Kamar M205 STIP Marunda, pada Selasa (10/1/2017).

"Ada bercak serapan darah di paru-paru, jantung, hingga di kelenjar liur di usus Amirulloh," singkat Awal di Lantai III‎ Ruang Rupatama Polres Metro Jakarta Utara, Rabu (11/1/2016).

Diungkapkan Awal, Amirulloh diketahui dipukul bergantian‎ dan berkali-kali oleh keempat seniornya di tingkat II, yakni Willy Hasiholan (20) Iswanto (21) beserta Akbar Ramadhan (20).

Sementara, Jakario (20), merupakan senior Amirulloh di tingkat II akan tetapi saat kejadian tersebut menganiaya kelima teman Amirulloh.

"Ini ada pelaku kelima, yakni Jakario. Jadi Jakario ini, hanya‎ menganiaya kelima teman Amirulloh. Saat itu Jakario tidak menganiaya Amirulloh," katanya. (Panji Baskhara Ramadhan)

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Warta Kota
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas