Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dua Sipir Masuk Penjara Karena Jualan Sabu ke Para Napi

IS (27) dan AR (42) diamankan anggota Satuan Reserse Narkoba Polrestro Bekasi karena terbukti menjadi pengedar narkotika jenis sabu

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Dua Sipir Masuk Penjara Karena Jualan Sabu ke Para Napi
Net
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Dua sipir Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bekasi, Desa Pasir Tanjung, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi harus berurusan dengan polisi.

Mereka, IS (27) dan AR (42) diamankan anggota Satuan Reserse Narkoba Polrestro Bekasi karena terbukti menjadi pengedar narkotika jenis sabu kepada para napi setempat.

"Mereka kami amankan tanpa perlawanan di rumahnya di daerah Cikarang," kata Kapolrestro Bekasi Komisaris Besar Asep Adi Saputra di kantornya, Jalan KH Dewantara, Cikarang Selatan pada Kamis (12/1/2017).

Asep mengatakan, mereka diamankan pada awal bulan Desember 2016 lalu.

Saat itu, penyidik memperoleh informasi dari masyarakat bahwa AR kerap menjajakan sabu kepada para narapidana setempat.

Berbekal laporan itu, petugas kemudian mengintai AR dari tempat kerjanya hingga ke rumah kontrakannya di daerah Cikarang.

"Saat petugas melakukan penggeledahan, anggota menemukan sabu siap edar seberat 2,28 gram," ujar Asep.

Rekomendasi Untuk Anda

Kepada penyidik, AR mengaku tidak sendirian.

Tapi dia memperoleh barang haram itu dari rekannya berinisial IS.

Petugas kemudian mendatangi rumah kontrakan IS yang juga di daerah Cikarang.

Rupanya kedatangan penyidik ke rumah IS, terendus oleh pelaku. IS diam-diam membuang sabu seberat 0,44 gram di dekat rumahnya.

Penyidik tidak hilang akal, sehingga menyisir tempat tinggal IS.

"Ada upaya dari pelaku IS untuk menghilangkan barang bukti, tapi setelah diperiksa lebih dalam oleh penyidik, petugas mendapati barang bukti sabu 0,44 gram yang dibuangnya," jelas Asep.

Hingga saat ini, kata Asep, penyidik masih memburu pemasok sabu yang dibeli oleh IS.

Sementara mereka nekat menjual sabu karena tergiur dengan keuntungan yang didapat.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas