Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pengamat: Ide Geser Bukan Gusur ala Agus Bisa Diterapkan

ide calon Gubernur DKI Jakarta Agus Yudhoyono untuk tidak menggusur warga di bantaran kali, dinilai bisa diterapkan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Pengamat: Ide Geser Bukan Gusur ala Agus Bisa Diterapkan
Tribunnews.com/ Rizal Bomantama
Agus Yudhoyono saat menyapa warga Penggilingan, Jakarta Timur, Senin (30/1/2017). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Meski menjadi polemik, ide calon Gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono untuk tidak menggusur warga di bantaran kali dan tetap mempertahankan mereka di rumahnya, dinilai bisa diterapkan.

Pemerhati Tata Perkotaan Stevanus J Manahampi mengatakan, apa yang disampaikan Agus bukan barang baru dan bisa diterapkan. Terutama, terkait konsep menggeser.

"Soal geser dan bukan gusur misalnya. Strategi ini sudah sering digunakan oleh Perumnas dalam peremajaan hunian-hunian lama yang sudah kumuh dan memerlukan peremajaan," kata pengamat Stevanus kepada wartawan, Rabu (1/2/2017).

Baca: Antasari Tagih Janji Polisi Usut Kasus Pembunuhan Nasrudin Setelah Enam Tahun Berlalu

Pria yang berprofesi menjadi arsitek ini, mencontohkan konsep menggeser tersebut, sedang jalan dan dilakukan Perumnas di Sukaramai Medan. Dimana, konsepnya mengubah dari lantai 4 menjadi ke lantai 19.

"Saat ini yang sedang jalan dilakukan Perumnas itu di Sukaramai Medan. Kebetulan saya salah satu tim perencananya. Rusun Sukaramai Medan dari 4 lantai, akan dikembangkan jadi 19 lantai. Warga lama dapat ganti rugi unit dengan luasan yang sama dengan unit mereka sebelumnya. Selama konstruksi, mereka diberi uang kontrakan," kata Stevanus.

Menurutnya, dengan konsep tersebut, selain warga mendapatkan hunian yang layak, juga bisa meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Rekomendasi Untuk Anda

"Dari metode pengembangan ini, tidak saja berhasil meningkatkan kualitas hunian bagi warga asli yang sudah tinggal lama di sana, tapi juga menyediakan kurang lebih 1.700 unit hunian baru," kata Stevanus.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas