Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

AMD Klaim Punya Bukti Fitnah kepada SBY Saat Jambore Mahasiswa

AMD, kata Boyke, meminta penjelasan Presiden RI Joko Widodo terkait kehadiran menteri dalam acara itu.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in AMD Klaim Punya Bukti Fitnah kepada SBY Saat Jambore Mahasiswa
ISTIMEWA
Boyke Novrizon 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Angkatan Muda Demokrat (AMD) menuntut penjelasan pemerintah mengenai Jambore Nasional Mahasiswa di Cibubur.

Ketua Umum AMD Boyke Novrizon menuturkan pihaknya melihat adanya provokasi, doktrin dan fitnah kepada Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam acara tersebut.

"Kami memiliki bukti kuat atas pendidikan fitnah bermotif provokatif disana, mahasiswa disuruh untuk meneriakkan “yel yel tangkap SBY’," kata Boyke dalam keterangan pers, Senin (6/2/2017).

AMD, kata Boyke, meminta penjelasan Presiden RI Joko Widodo terkait kehadiran menteri dalam acara itu.

"Apakah kehadiran Teten Masduki, Amran Sulaiman, Rudiantara, Khofifah Indar Parawansa merupakan inisiatif mereka atau perintah bapak presiden," kata Boyke.

Boyke juga meminta penjelaskan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri terkait kehadiran anggota Fraksi PDIP Adian Napitupulu.

"Sebagai warga negara yang baik dan berbasis pada nilai hukum, maka kami meminta Polri untuk memproses pemeriksaan secara tegas atas agenda memobilisasi mahasiswa," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut Boyke telah terjadi penghasutan, pencemaran nama baik, ujaran kebencian dan fitnah kepada SBY.

Boyke selaku kader dan simpatisan Demokrat patut menjaga nama baik SBY.

 "Mereka yang hadir disana melakukan penggiringan opini jahat kepada SBY sebagai Ketua Umum Partai Demokrat dengan tuduhan sebagai otak provakator pemecah bangsa dan kebhinekaan dengan memanfaatkan agama dan peran para alim Ulama," katanya.

"Serta atas sasar ebenaran apa. Mereka meminta mahasiswa peserta jambore melakukan demonstrasi turun kejalan di KPK dan Mabes Polri dengan menyuarakan “penangkapan atas diri Pak SBY atas kesalahan yang tidak pernah dilakukan serta tidak Memiliki dasar hukum yang kuat," ujar Boyke.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas