Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pemilik Wedding Organizer di Jakarta Timur Kabur, Korban Pengantin Ternyata Lebih dari Satu

Polisi masih menyelidiki dugaan penipuan oleh WO Marwah Catering setelah pemilik usaha disebut melarikan diri dan tidak berada di kantor.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Pemilik Wedding Organizer di Jakarta Timur Kabur, Korban Pengantin Ternyata Lebih dari Satu
Tribunnews.com/Reynas Abdila
PENIPUAN WEDDING ORGANIZER - Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya Kompol Andaru Rahutomo menerangkan kasus penipuan Marwah Catering atau wedding organizer masih dalam penyidikan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Polisi masih menyelidiki dugaan penipuan oleh WO Marwah Catering setelah pemilik usaha disebut melarikan diri dan tidak berada di kantor JGC, Jakarta Timur.
  • Polda Metro Jaya menyebut sejauh ini sudah ada beberapa korban dengan kerugian berkisar Rp50 juta hingga Rp84 juta, sementara enam saksi telah diperiksa penyidik.
  • Kasus viral ini bermula dari acara pernikahan di Islamic Center Bekasi yang tetap berlangsung meski dekorasi dan katering yang dijanjikan WO tidak tersedia.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polisi masih menyelidiki kasus penipuan Marwah Catering atau wedding organizer yang membuat pengantin rugi puluhan juta.

Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya Kompol Andaru Rahutomo menjelaskan bahwa pemilik WO melarikan diri.

Hal itu diketahui setelah penyidik memeriksa kantor Marwah Catering yang berlokasi di Jakarta Garden City (JGC), Jakarta Timur.

"Pelaku berdasarkan penyidikan dan temuan dari penyidik saat ini pelaku sudah tidak ada di kantornya, nah ini masih dalam penyidikan," ungkap Kompol Andaru kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2026).

Sejauh ini penyidik telah memeriksa enam orang saksi.

Kemudian penyidik akan melakukan pemeriksaan terhadap penyedia gedung untuk mengetahui apakah pernah berkominikasi dengan pelaku.

Rekomendasi Untuk Anda

Adapun penerapan pasal yang digunakan dalam penyidikan perkara ini ialah unsur penipuan.

"Untuk sementara tindak pidana penipuan karena sudah ada suatu janji yang tidak terlaksana oleh pelaku," jelas Andaru.

Selain itu berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan jajaran Satreskrim Jakarta Timur bahwa korban lebih dari satu pasangan pengantin.

"Ada dua pasangan lagi yang akan datang, tapi nanti kami update ke rekan-rekan jadi kurang lebih yang ditawarkan dari tiga orang korban sudah menyampaikan kepada tim penyidik berkisar di antara Rp70-80 juta dan ada satu juga korban berkisar antara Rp50 juta lah yang ditawarkan," bebernya.

Kompol Andaru menyampaikan Polres Metro Jakarta Timur membuka posko pengaduan. 

Diimbau kepada para korban untuk melapor dan akan dilayani dengan maksimal agar perkara dapat terungkap seterang-terangnya.

Sementara ini tim masih bekerja untuk mencari keberadaan dari pelaku sembari melengkapi fakta-fakta temuan yang ada ya.

Korban Buat Laporan Polisi

Polres Metro Jakarta Timur menerima laporan polisi (LP) korban dugaan penipuan oleh wedding organizer (WO) Marwah Catering.

Peristiwa penipuan ini viral di media sosial di mana acara pernikahan ini digelar di Islamic Center Bekasi, Sabtu (23/5/2026).

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas