Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Coba Hitung, Berapa Kali Mpok Sylvi Ucapkan 'Lho' Selama Debat Final

Hal menarik ditunjukkan oleh Calon Wakil Gubernur DKI nomor urut 1, Sylviana Murni, dalam pemaparan visi-misi mereka.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Wahid Nurdin

TRIBUNNEWS.COM -  Masing-masing calon pasangan Gubernur DKI Jakarta memiliki 'ciri khas' masing-masing dalam berkomunikasi.

Itupula yang terlihat dalam Debat ke-3 Calon Gubernur DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, berlangsung pada Jumat (10/2/2017).

Calon Gubernur DKI nomor urut satu, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dikenal dengan pembawaannya yang tegas dan berapi-api.

Sedangkan calon nomor dua, Basuki Tjahaja Purnama dikenal sedikit lebih santai dan cenderung bicara data saat debat.

Begitupula paslon nomor tiga, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno yang memiliki karakter hampir sama yakni lebih kalem.

Nah, ternyata Calon Wakil Gubernur DKI nomor urut 1, Sylviana Murni juga memiliki 'ciri khas' tersendiri.

Dalam debat tadi malam, mpok Sylvi terlihat sering mengucapkan 'lho' menyertai pemaparannya.

Rekomendasi Untuk Anda

Sekitar 7 menit dari total keseluruhan waktu debat, Silvy menyampaikan gagasan menggunakan berulangkali kata 'lho'

Berdasarkan pengamatan TribunWow.com, setidaknya ada 10 kali mpok Sylvi mengucapkan 'lho' dalam pemaparannya.

Berikut di antaranya:

1. Saat memberikan argumen Silvy melontarkan kata "saya perempuan lho"

2. Menanggapi soal kaum disabilitas yang bisa mendapatkan pekerjaan PNS, Silvy mengatakan, "di BUMD kita bisa lho, bisa betul."

3. Berbicara soal perempuan, Silvy mengatakan, "PKK itu luar biasa lho, jangan dibatasi, honornya perlu ditingkatkan lho, nggak usah jauh -jauh lho"

4. "Kantor kelurahan bisa lho buat ruang bermain anak-anak."

5. "Soal lingkungan, saya pernah panen lho di jakarta pusat."

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas