Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sekjen PAN: Datang Tampak Muka Pulang Tampak Punggung, Kita Pamit Baik-baik

"Termasuk ketika kita datang mengusung Agus-Sylvi, ibaratnya, datang tampak muka pulang tampak punggung, kita pamit baik-baik,"

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Sekjen PAN: Datang Tampak Muka Pulang Tampak Punggung, Kita Pamit Baik-baik
Tribunnews.com/ Ferdinand Waskita
Sekjen PAN Eddy Soeparno. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Amanat Nasional (PAN) menyatakan masih tergabung dalam partai pendukung Agus Yudhoyono - Sylviana Murni.

Meskipun, Agus Yudhoyono telah menyatakan dirinya kalah dalam Pilkada DKI Jakarta.

Agus juga telah menyampaikan selamat kepada pasangan calon Ahok-Djarot dan Anies-Sandi.

Baca: Tiga Hal Harus Diperhatikan Anies-Sandi Untuk Lawan Ahok-Djarot Dalam Putaran Kedua Pilkada DKI

Sekjen PAN Eddy Soeparno mengatakan pihaknya harus melalui sejumlah proses untuk menentukan sikap di putaran kedua Pilkada DKI Jakarta.

"Sebaik-baiknya etika politik, kita harus bertemu partai pendukung Agus-Sylvi, melakukan evaluasi empat bulan kemarin," kata Eddy dalam jumpa pers di Rumah PAN, Jakarta, Kamis (16/2/2017).

Rekomendasi Untuk Anda

Baca: Roy Suryo: Kami Sekarang Diibaratkan Sebagai Gadis Cantik yang Menunggu Dipinang

"Termasuk ketika kita datang mengusung Agus-Sylvi, ibaratnya, datang tampak muka pulang tampak punggung, kita pamit baik-baik," tambahnya.

Eddy menuturkan PAN akan melajukan evaluasi internal setelah berkomunikasi dengan semua pihak.

Lalu, PAN menggelar rapat pleno yang diikuti unsur Mahkamah Pertimbangan Partai termasuk pengurus harian PAN.

Baca: Perhitungan Suara Pilkada di Tanjung Priok Ditargetkan Selesai Empat Hari

"Nanti menentukan sikap PAN. Ini harus dilalui, apapun yang kita katakan sekarang sifatnya hipotesa dan asumsi jadi tidak ada manfaat dan nilai tambahnya," kata Eddy.

Eddy meminta publik memberi waktu kepada PAN untuk menjalankan proses internal.

Kemudian memutuskan sikap di Pilkada DKI.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas