Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun
LIVE ●
tag populer

Penjelasan Anies terkait Program Rumah DP Nol Rupiah

Bukan nol persen, tapi DP-nya nol rupiah. Makanya, itu si debitur harus mengumpulkan dana sekitar enam bulan untuk DP tersebut.

Penulis: Dewi Agustina
zoom-in Penjelasan Anies terkait Program Rumah DP Nol Rupiah
Ist/Tribunnews.com
Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno memberikan keterangan pers ke media. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, menanggapi pernyataan Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo, terkait program rumah tanpa uang muka (down payment/DP).

Agus sebelumnya menyatakan, program itu menyalahi aturan DP kredit pemilikan rumah (KPR) sebagaimana tertuang dalam Peraturan BI (PBI) No. 18/16/PBI/2016 tentang Rasio Loan to Value untuk kredit properti.

Dalam aturan itu dijelaskan, DP yang harus dibayarkan dari jenis rumah yang diakusisi, minimal 15 persen.

Namun kata Anies, aturan tersebut tak berlaku, jika kebijakan rumah tanpa DP merupakan program pemerintah daerah (pemda).

"Tidak menyalahi aturan, jika itu termasuk dalam program pemerintah daerah," ujar Anies, Jumat (17/2/2017) dalam keterangannya kepada Tribunnews.com.

Baca: Tingkat Partisipasi Pemilih Kepulauan Seribu Tertinggi se-DKI Mencapai 81,4 Persen

Anies menjelaskan, hal tersebut diatur dalam Pasal 17 PBI No. 18/16/PBI/2016 yang berbunyi, "Kredit atau pembiayaan dalam rangka pelaksanaan program perumahan pemerintah pusat dan/atau pemda sebagaimana dimaksud dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku, sepanjang didukung dengan dokumen yang menyatakan, bahwa kredit atau pembiayaan tersebut merupakan program perumahan pemerintah pusat dan/atau pemerintah daerah dikecualikan dari ketentuan ini dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian dan peraturan perundang-undangan terkait yang berlaku."

Rekomendasi Untuk Anda

Penjabaran mantan mendikbud ini juga untuk meluruskan kesalahpahaman di masyarakat. Sebab, banyak yang mengartikannya sebagai DP nol persen.

Padahal yang dimaksud dalam program pasangan calon nomor 3 ini adalah nol rupiah.

"Bukan nol persen, tapi DP-nya nol rupiah. Makanya, itu si debitur harus mengumpulkan dana sekitar enam bulan untuk DP tersebut," papar Anies.

Bagi Anies, program rumah DP nol rupiah tersebut sangat logis dan bisa direalisasikan di ibu kota kelak.

"Insya Allah, sudah sesuai aturan. Dan solusi perumahan ini, akan menjangkau seluruh warga berpenghasilan rendah," tandasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas