Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sylviana Murni Dihadang Kasus Lalu Kandas di Pilgub DKI, Kini Giliran Sandiaga Uno?

Sylviana yang berpasangan dengan Agus Harimurti Yudhoyono di Pilgub DKI itu harus bolak-balik ke polisi untuk diperiksa.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Hasanudin Aco
zoom-in Sylviana Murni Dihadang Kasus Lalu Kandas di Pilgub DKI, Kini Giliran Sandiaga Uno?
Tribunnews.com
Sylviana Murni (kiri) dan Sandiaga Uno (kanan). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA   -  Saat kampanye calon gubernur Jakarta putaran pertama digelar beberapa waktu lalu, calon wakil gubernur Jakarta nomor urut satu Sylviana Murni mendadak diterpa kasus dugaan korupsi pembangunan masjid.

Sylviana yang berpasangan dengan Agus Harimurti Yudhoyono di Pilgub DKI itu harus bolak-balik ke polisi untuk diperiksa.

Diduga karena kasus itu perolehan suara pasangan Agus-Sylvi jeblok di Pilkada sehingga harus tersingkir di putaran satu.

Survei Poltracking Indonesia yang dirilis di Jakarta, Rabu (1/2/2017), sebelum pencoblosan menyebut elektabilitas pasangan Agus Yudhoyono-Sylviana Murni cenderung menurun.

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yudha mengatakan, penurunan elektabilitas itu cukup signifikan.

Salah satunya disebabkan kasus hukum yang menyeret Sylviana Murni.

Giliran Sandiaga

Rekomendasi Untuk Anda

Setelah Silviana, kini giliran Sandiaga Uno yang kabarnya diterpa kasus.

Kasus ini mendadak muncul di tengah kampanye.

Calon gubernur Jakarta nomor urut 3 ini sedianya diperiksa polisi, Jumat (10/3/2017), hari ini di Polsek Tanah Abang Jakarta.

Namun dia diwakili pengacaranya.

Baca: Kasus Sandiaga Uno yang 4 Tahun Lalu Itu Tiba-tiba Dimunculkan Polisi, Kenapa?

Baca: Kasus 2013 Baru Diusut Sekarang? Polisi Bilang Pemanggilan Sandi Tidak Terkait Pilkada DKI

Kasat Reskrim Polsek Tanah Abang Kompol Mustakim mengatakan, pihaknya menjadwalkan pemanggilan terhadap calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, pada Jumat (10/3/2017), terkait laporan mengenai dugaan pencemaran nama baik yang disampaikan pada 2013.

"Betul, besok pemanggilan di Polsek Tanah Abang jam 09.00," kata Mustakim kepada Kompas.com, Kamis (9/3/2017).

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas