Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Djarot Cerita Alasan Gunakan Peci di Putaran Kedua Pilkada DKI

Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat bercerita alasannya memakai peci di putaran kedua Pilkada Jakarta.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Djarot Cerita Alasan Gunakan Peci di Putaran Kedua Pilkada DKI
Kompas TV
Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Syaiful Hidayat di acara Rosi dan Kandidat Pemimpin Jakarta di Jakarta, Minggu (2/4/2017) malam. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat bercerita alasannya memakai peci di putaran kedua Pilkada Jakarta.

Djarot mengaku inspirasi itu datang saat ia bersama istrinya berziarah ke makam orangtua di Surabaya dan Bung Karno di Blitar.

"Ada yang bilang kok Pak Djarot berubah di Blitar pakai peci? Kopiah kayak Bung Karno," kata Djarot di acara ROSI dan Kandidat Pemimpin Jakarta di Djakarta Theater, Jakarta, Minggu (3/4/2017).

Baca: Anies dan Sandiaga Tak Hadir di Acara Debat Kompas TV, Penonton Teriak Huuuu!

Baca: Soal Peci, Djarot Malas Ladeni Sindiran Anies

Djarot mengingatkan kopiah merupakan lambang nasional.

Dalam bahasa Arab, kata Djarot, kopiah berarti menyamarkan supaya mawas diri dan tidak sombong.

Rekomendasi Untuk Anda

"Saya pikir perlu juga Alhamdullilah. Pak Ahok berubah menjadi Pak Basuki, tidak sombong, lebih cool dan cerdas," kata Djarot.

Djarot juga mengungkapkan alasannya menggunakan peci di surat suara di putaran kedua di Pilkada DKI Jakarta.

Ia mengaku penggunaan peci sudah digunakan saat pilkada Blitar.

"Orang Blitar kaget Pak Djarot enggak pakai kopiah. Masalah kopiah saja ribut, kata KPU boleh," kata Djarot.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas