Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Pilgub DKI Jakarta

Pelanggaran HAM Meningkat Selama Pilkada DKI Jakarta?

Konflik yang terjadi di masyarakat selama penyelenggaraan Pilkada DKI Jakarta turut meningkatkan pelanggaran hak asasi manusia.

Pelanggaran HAM Meningkat Selama Pilkada DKI Jakarta?
KOMPAS
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Konflik yang terjadi di masyarakat selama penyelenggaraan Pilkada DKI Jakarta turut meningkatkan pelanggaran hak asasi manusia.

Menurut Ketua Komnas HAM, Imdadun Rahmat, pelanggaran tersebut terutama terjadi pada kebebasan beragama dan berkeyakinan.

"Meningkat banyak ya, terutama pada kebebasan beragama dan berkeyakinan," ujar Imdadun kepada Tribunnews.com di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Sabtu (8/4/2017).

Pelanggaran HAM yang terjadi menurut Imdadun terjadi dalam bentuk ujaran kebencian yang disebarkan di media sosial.

"Pelanggaran HAM itu bentuknya dalam ujaran kebencian tentang agama serta rasisme. Dan juga respon baliknya," tambah Imdadun.

Imdadun menambahkan bahwa pelanggaran HAM juga terjadi di daerah lain di luar DKI Jakarta. Seperti yang terjadi di Sulawesi Utara.

Sebagai provinsi yang penduduknya banyak menganut agama Nasrani, masyarakat di Sulawesi Utara membalas diskriminasi yang terjadi di Jakarta kepada rumah ibadah milik umat muslim setempat.

"Atas nama membela Ahok yang membela non muslim. Mereka gencet masjid. Jadi ada aksi ada reaksi," jelas Imdadun.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas