Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Politikus Gerindra: Sentimen Primodial dan Sektarian adalah Masa Lalu

Aktivis gereja, Aristo Purboadji, mengapresiasi komitemen Anis-Sandi terhadap keberagaman

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Rachmat Hidayat
zoom-in Politikus Gerindra: Sentimen Primodial dan Sektarian adalah Masa Lalu
/IRWAN RISMAWAN
Pasangan Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 3 Anies Baswedan dan Sandiaga Uno saat mengikuti debat Pilkada DKI Jakarta putaran kedua di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (12/4/2017) lalu. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra, yang juga seorang aktivis gereja, Aristo Purboadji, mengapresiasi komitemen Anis-Sandi terhadap keberagaman.

"Saya tidak meragukan sedikitpun komitemen Anis-Sandi terhadap keberagaman, baik suku, ras, maupun agama," ujarnya, Senin (17/4/2017).

Dalam pernyataannya yang diterima tribunnew.com, ia menegaskan isu SARA, sentimen primordial dan sektarian, adalah masa lalu. Sekelompok masyarakat yang masih mempermasalahkan hal-hal tersebut, menurutnya, belum move on.

"Pihak manapun yang mengandalkan elektabilitasnya menggunakan isu SARA pasti bunuh diri. "Itu strategi menuju kegagalan”, ujarnya.

Ia yakin, pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil Anis-Sandi, punya komitmen untuk menjaga pluralitas. 

"Hanya minoritas saja warga Jakarta yang memilih berdasarkan isu Primordial (menurut survei terakhir). Artinya, mayoritas warga Jakarta sudah move on. Bahkan Prabowo merilis video tegas mengatakan, akan menurunkan Anis-Sandi jika keduanya tidak komit terhadap keberagaman," katanya.

Ia juga yakin, bahwa pasangan Anis-Sandi akan memerangi korupsi. Alasannya, paslon nomor tiga tersebut direkomendasikan oleh mantan dua anggota Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) yang reputasi integritasdan kejujujurannya luar biasa, yakni Bambang Widjajanto dan Adnan Pandu Praja.

Rekomendasi Untuk Anda

"Dalam kesempatan ini ijinkan saya untuk defend pilihan saya untuk Gubernur Jakarta, yaitu Anis-Sandi, karena saya yakin bahwa mereka punya komitmen ciptakan iklim minim korupsi di Jakarta," Aristo menegaskan.

"Kalau Anis-Sandi tidak Pancasilais, tidak komit terhadap keberagaman, dan tidak anti-korupsi, saya pasti tidak akan mendukung mereka. Dan sekarang ini saya mendukung mereka, karena saya yakin mereka yang terbaik untuk Jakarta," tambahnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas