Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Klarifikasi Kelompok Buruh yang Bakar Karangan Bunga Ahok-Djarot

Idrus sendiri mengaku terlambat datang dalam aksi tersebut. Saat dia tiba, buruh dari federasinya sudah membakar karangan bunga.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Klarifikasi Kelompok Buruh yang Bakar Karangan Bunga Ahok-Djarot
Tribunnews.com
Massa buruh membakar karangan bunga yang diberikan kepada pasangan Ahok-Djarot, di depan Gedung Balai Kota Jakarta pada aksi buruh, Senin (1/5/2017). 

Misalnya tentang Ahok yang memberikan rusun kepada warga terdampak penggusuran, subsidi daging bagi pemegang KJP, atau jaminan pendidikan hingga bangku kuliah.

Idrus merasa buruh belum mendapat perhatian seperti itu oleh Ahok.

"Padahal buruh itu kena pajak. Kami nih kena pajak. Kok ada orang susah datang dari daerah enggak ada kerja malah dikasih rusun," ujar Idrus.

"Bagaimana enggak sedih? Pekerja yang pajaknya dipotong masuk ke pemda tapi enggak diperhatikan, ini yang dituntut keadilan," lanjut Idrus.

Kekecewaan para buruh yang merasa tidak pernah diperhatikan Ahokpun memuncak pada May Day lalu. Aksi bakar karangan bunga pun terjadi.

"Jadi kemarahan anak-anak ini memang sudah memuncak," ujar Idrus.

Namun, dia merasa masalah pembakaran itu sudah selesai. Sebab, dia sudah meminta maaf kepada Kapolres Metro Jakarta Pusat KombesSuyudi Ario Seto dan Kasatpol PP Jupan Royter.

Rekomendasi Untuk Anda

Sampah-sampah sisa pembakaran pun sudah dibersihkan hari itu juga.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas