Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sindiran Netizen pada Rizieq Shihab Mulai soal Ahok Hingga Karma Ariel

'Siapa yang melarikan diri? Coba ulangi sekali lagi!,'' ujar Saidiman Ahmad dalam akun twitternya, @saidiman

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Sindiran Netizen pada Rizieq Shihab Mulai soal Ahok Hingga Karma Ariel
twitter
Capture twitter 

 TRIBUNNEWS.COM.COM - Sikap Pimpinan Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab yang menghindar dari pemeriksaan kasus chat pornografi menjadi bahan olok-olok netizen.

Netizen mengungkit pernyataan Habib Rizieq dalam kasus penodaan agama dengan terdakwa Ahok dan terdakwa pornografi Ariel Noah.

''Siapa yang melarikan diri? Coba ulangi sekali lagi!,'' ujar Saidiman Ahmad dalam akun twitternya, @saidiman, yang disertai capture berita kompas.com berjudul Rizieq Minta Hakim Tahan Ahok Karena Berpotensi Melarikan Diri, edisi 28 Februari 2017.

Saat itu memang Rizieq menjadi saksi ahli agama Islam yang dihadirkan MUI.

Ia meminta majelis hakim menahan Ahok, meski tidak dikabulkan.

Sontak saja postingan ini mendapat respons dari pengguna twitter lain.

Sedangkan akun @kangdede78 yang mengusung #RIPHukum memosting; Mungkin jika Ariel Noah membaca berita2 ttng kasus dugaan "Chat Mesum" Rijik, dia "bergumam" KARMA!, disertai links berita berjudul; FPI: Ariel Teroris Moral Pantas Dihukum Mati.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain di dunia maya, seruan agar Rizieq berani mendatangi penyidik juga menggema.

 Politikus PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari mendesak Pimpinan Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab untuk mendatangi kepolisian.

 Rizieq sampai saat ini belum memenuhi panggilan polisi terkait kasus dugaan pornografi.

"Ahli politisasi (agama) kok takut politisasi ya? Lawan dong, tegakkan kebenaran seperti slogan beliau," kata Eva melalui pesan singkat, Selasa (16/5/2017).

Eva mengingatkan proses hukum di Indonesia melalui jalur pengadilan.

Ia pun mencontohkan sikap FPI yang sering mendatangi pengadilan saat kasus Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

"Saya harap Rizieq seperti Pak Ahok jadi WNI yang baik dan patuh, dan menjunjung hukum," kata Anggota Komisi XI DPR itu.

Eva mengatakan Rizieq dapat membela diri bila didukung data serta membuktikan tuduhan tersebut salah.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas