Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Buku Bernoda Darah Berisi Kode Rahasia Tercecer di Lokasi Bom

Selama ini, INS dikenal warga sebagai penjual obat-obatan herbal dan cenderung tertutup dari pergaulan masyarakat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Buku Bernoda Darah Berisi Kode Rahasia Tercecer di Lokasi Bom
Warta Kota/Rangga Baskoro
Pihak kepolisian mengamankan buku berkode bersimbah darah, setelah aksi bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Kamis (25/5/2017) dini hari. (Warta Kota/Rangga Baskoro) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Pihak kepolisian mengamankan buku berkode bersimbah darah, setelah aksi bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Kamis (25/5/2017) dini hari.

Buku tersebut pertama kali ditemukan anggota Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Timur bernama Aiptu Widiatmoko.

Dirinya membenarkan bahwa buku itu pertama kali ia temukan tergeletak dekat pohon talas tak jauh dari lokasi kejadian.

"Ketemu di bawah ada buku. Ditemukan di pohon talas," ujarnya di Terminal Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur.

Widiatmoko tak memahami isi buku yang berisi tulisan tangan tersebut.

Ia menduga bahwa tulisan yang tak dimengertinya tersebut merupakan sebuah kode yang hanya diketahui segelintir orang.

Dalam buku itu terlihat tulisan yang tidak jelas maknanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Hanya beberapa kata yang bisa dibaca, salah satunya kata 'alcatras'.

Bukan hanya tulisan, pada buku itu juga terdapat angka-angka yang tidak diketahui apa artinya.

"Diamankan dulu. Buku alamat atau kode. Dibawa ke Polsek untuk diselidiki," imbuhnya.

Pedagang Jamu Herbal

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa barat, Kombes Pol Yusri Yunus, mengatakan kuat dugaan pelaku peledakan bom (Bomber) di Kampung Melayu, yakni INS (31), berkaitan dengan bomber di Cicendo, yakni Agus, dan jaringan teroris yang ditangkap di Purwakarta.

"Istri INS sempat dikenalkan suaminya kepada Agus, pelaku bom Cicendo. Kami melihat ada keterkaitannya," kata Yusri saat ditemui di sela kegiatan penggeledahan rumah kontrakan Bomber Kampung Melayu, di Bandung, Kamis (25/5/2017).

Selama ini, INS dikenal warga sebagai penjual obat-obatan herbal dan cenderung tertutup dari pergaulan masyarakat.

Padahal INS sudah tinggal di kawasan padat penduduk di Gang Warta-Cibangkong Nomor 130/120 RT 02/07, Kelurahan Cibangkong, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, tersebut sudah lebih dari dua tahun.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas