Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Praktik Prostitusi Kembali Marak di Kalijodo, Ini Buktinya

Sebanyak 80 bangunan semi-permanen dibangun di kolong tol dekat RPTRA Kalijodo.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Praktik Prostitusi Kembali Marak di Kalijodo, Ini Buktinya
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Sejumlah anggota gabungan, baik kepolisian, TNI, hingga pihak pemerintah daerah (Pemda) DKI Jakarta, kali ini melakukan operasi pekat di area kolong tol Sedyatmo atau Kalijodo di Jalan Kepanduan I, Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat-Sabtu (9-10/6/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pada Jumat (9/6/2017), petugas kepolisian bersama Satpol PP DKI Jakarta dan TNI melakukan operasi pekat di kolong tol dekat RPTRA Kalijodo.

Dalam operasi yang dilakukan sekitar pukul 22.30 WIB tersebut, para petugas dibagi dalam dua tim.

Satu tim menyisir kolong tol dari arah Utara di wilayah Pejagalan, satu tim lainnnya menyusuri kolong tol dari arah Barat yang memasuki kawasan Tambora.

Baca: Tamu Tempat Hiburan di Kolong Tol Kalijodo Kabur Saat Dirazia

Petugas menyisir satu per satu bedeng yang berdiri di kolong tol tersebut.

Sejumlah bedeng yang tertutup rapat juga dibuka paksa oleh petugas.

Pintu bangunan yang terbuat dari tripleks itu kemudian dijebol.

Rekomendasi Untuk Anda

Petugas satpol PP meminta warga untuk menunjukkan identitas mereka.

Tidak ada perlawanan yang dilakukan oleh warga. Dari penyisiran para petugas, di kawasan itu tidak hanya tampak bedeng untuk tempat tinggal, tetapi juga sejumlah bangunan semi-permanen berukuran besar.

Bangunan tersebut digunakan untuk tempat hiburan.

Namun, saat operasi dilakukan, tak ditemukan pengunjung maupun pemilik kafe semi-permanen itu.

Semua kafe kosong.

Selain itu, tampak sejumlah truk dan mobil pribadi diparkir di kolong tol itu.

Kapolsek Penjaringan AKBP Bismo Teguh mengatakan, dari hasil operasi itu ditemukan sejumlah botol miras, kondom, serta sejumlah barang terlarang lainnya.

"Dari pemeriksaan kami di tempat-tempat tersebut ada ditemukan kondom, bong sabu-sabu, sajam, dan miras. Tentunya ini tidak sesuai dengan semangat bulan Ramadhan yang kita hormati untuk melaksanakam ibadah," ujar Teguh.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas