Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pilgub DKI Jakarta

Program DP Nol Rupiah dan Harapan Besar Warga Jakarta Miliki Rumah

Program kepemilikan hunian dengan DP (down payment) nol rupiah yang diusung Anies Baswedan dan Sandiaga Uno kini jadi sorotan.

Program DP Nol Rupiah dan Harapan Besar Warga Jakarta Miliki Rumah
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Terpilih Anies Baswedan dan Sandiaga Uno melambaikan tangan sebelum Rapat Pleno Terbuka penetapan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur terpilih di Kantor KPUD DKI Jakarta, Jumat (5/5/2017). KPUD DKI Jakarta menetapkan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno sebagai pasangan calon terpilih pada pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Program kepemilikan hunian dengan DP (down payment) nol rupiah yang diusung Anies Baswedan dan Sandiaga Uno kini jadi sorotan.

Publik, khususnya warga Jakarta, banyak berharap bisa punya hunian berupa rumah dengan status kepemilikan resmi saat mereka menemui Anies dan Sandi semasa kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017 silam.

Berdasarkan pengalaman Kompas.com ketika beberapa kali mengikuti agenda kampanye Anies dan Sandi, cukup sering mereka menjanjikan hunian tetap kepada warga yang sementara tinggal di kontrakan atau hunian semipermanen.

Baca: DP 0 Rupiah Dianggap Tak Ideal, Anies-Sandi Diminta Lanjutkan Program Ahok

Bahkan, sosialisasi mengenai program hunian dengan DP nol rupiah sering disampaikan sebagai pembuka orasi Anies maupun Sandi.

"Bapak-Ibu, tinggalnya sudah di rumah sendiri apa masih kontrak?" tanya Anies di salah satu kampanyenya dulu di kawasan kumuh Jakarta Utara.

Begitupun dengan Sandi. Sembari membawa alat peraga berupa papan berukuran sedang, dia menawarkan pemilihnya di Pilkada DKI Jakarta nanti bisa mengikuti program kepemilikan hunian dengan DP nol rupiah.

Program ini seketika jadi bahan obrolan hangat para warga usai kampanye dilaksanakan. Beberapa kali terdengar, perbincangan di antara ibu-ibu yang dengan mantap akan memilih Anies-Sandi karena punya program DP nol rupiah.

Mereka juga berpandangan, dengan memiliki rumah, hidup mereka akan jadi lebih baik selama tinggal di Jakarta karena sampai saat itu masih banyak warga yang mengontrak rumah atau tinggal di bedeng dengan dinding triplek dan beratapkan seng.

Secara sederhana, program DP nol rupiah dijelaskan dahulu sebagai program yang menyasar warga kelas menengah ke bawah dengan pendapatan maksimal Rp 7 juta.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Hasanudin Aco
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas